alexametrics

Update Covid-19 Global: Genjot Vaksinasi, Angka Kematian Inggris Turun

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati
Update Covid-19 Global: Genjot Vaksinasi, Angka Kematian Inggris Turun
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Badan Organisasi Kesehatan (WHO) telah menyatakan bahwa seseorang yang sudah disuntik vaksin memang belum menjamin tidak akan menularkan virus kepada orang lain.

Suara.com - Program vaksinasi Covid-19 terus digalakan diseluruh dunia untuk menghambat penularan virus corona. Lebih dari satu tahun pandemi Covid-19 terjadi, virus corona SARS Cov-2 itu telah menginfeksi 123,84 juta orang di dunia. 

Dari data tersebut, sebagaimana tertulis pada situs worldometers, sebanyak 99,77 juta orang sudah dinyatakan sembuh dari infeksi Covid-19. Tetapi 2,72 juta jiwa meninggal dunia. Data per Senin (22/3) pukul 07.30 WIB, ada sekitar 21,34 juta orang di dunia yang masih positif Covid-19, lebih dari 90 ribu di antaranya dalam kondisi kritis.

Badan Organisasi Kesehatan (WHO) telah menyatakan bahwa seseorang yang sudah disuntik vaksin memang belum menjamin tidak akan menularkan virus kepada orang lain. Itu sebabnya protokol kesehatan tetap wajib dilakukan oleh siapa pun. 

Meski begitu, vaksinasi diyakini bisa mengurangi tingkat keparahan orang yang terinfeksi. Sehingga diharapkan bisa mengurangi beban rumah sakit dan menekan angka kematian. 

Baca Juga: Kasus COVID-19 Melonjak, Filipina Tutup Gereja Dan Batasi Perjalanan

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Penurunan kematian akibat Covid-19 itu telah dirasakan Inggris pasca negara tersebut meluncurkan program vaksinasi. Inggris menjadi negara pertama di dunia yang melakukan vaksinasi Covid-19 sejak 8 Desember 2020.

Data Kementerian Kesehatan Inggris mencatat, sekitar 27,6 juta orang di Inggris, lebih dari setengah populasi orang dewasa, telah menerima vaksin Covid-19, setidaknya satu dosis per Minggu (21/3). Sekitar 2,2 juta orang di antaranya telah mendapatkan kedua dosis vaksin tersebut.

Rilis harian data Covid-19 di Inggris menunjukkan bahwa 33 kematian baru terjadi dalam satu hari Minggu (21/3), angka itu jadi yang terendah sejak Oktober dan turun drastis dari puncaknya ketika lebih dari 1.000 kematian per hari pada Januari dan Februari.

Total kematian selama sepekan mencapai 640 jiwa, turun 37 persen dibandingkan dengan periode tujuh hari sebelumnya. Jumlah infeksi baru juga turun, dengan 5.587 kasus dilaporkan dalam 24 jam terakhir dan total dalam sepekan sebanyak 38.145, turun 4 persen pada tujuh hari sebelumnya, dikutip dari Channel News Asia.

Sejak dimulainya pandemi, total 126.155 orang telah meninggal di Inggris. Jumlah kematian itu jadi yang tertinggi di Eropa dan tertinggi kelima di dunia.

Baca Juga: Kasus Virus Corona Terus Naik, Mumbai Wajibkan Tes Covid-19

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah mendesak semua warganya untuk menerima vaksin. 

Komentar