Pilek pada Bayi Baru Lahir, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 23 Maret 2021 | 07:00 WIB
Pilek pada Bayi Baru Lahir, Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi bayi pilek. [shutterstock]

Suara.com - Pilek adalah penyakit yang paling sering diderita anak-anak, tak terkecuali bayi. Namun jika pilek terjadi pada bayi baru lahir, tentu orangtua akan merasa khawatir. Sulit bernapas karena hidung tersumbat dapat menyebabkan bayi menjadi rewel seharian.

Apakah pilek pada bayi baru lahir berbahaya? Lalu bagaimana cara yang tepat untuk mengatasinya dan apa saja gejalanya yang perlu diwaspadai? Berikut adalah ulasannya.

Sistem Kekebalan Tubuh yang Belum Sempurna Rentan Penyakit
Bayi memang sudah memiliki sistem kekebalan tubuh dari sejak lahir, namun perlu waktu agar sistem kekebalan tubuhnya dapat berkembang sempurna. Hal ini menyebabkan bayi sangat rentan terhadap berbagai jenis penyakit, salah satunya pilek.

Pilek pada bayi memang tidak berbahaya, namun perlu diperhatikan karena pilek bisa saja berkembang menjadi penyakit lainnya seperti pneumonia.

Melansir dari Healthline, sebagian besar bayi akan terserang pilek setidaknya 7 kali sebelum berulang tahun yang pertama. Sebagian besar jenis pilek yang menyerang bayi akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh mereka nantinya.

Penyebab Pilek
Bayi baru lahir bisa saja terkena infeksi virus yang mengakibatkan pilek. Penyakit seperti ini tidak disebabkan oleh infeksi bakteri sehingga tidak bisa disembuhkan dengan menggunakan antibiotik. Bayi bisa saja tertular virus karena kontak langsung atau tidak langsung dengan seseorang yang sakit.

Contohnya, ketika dalam perjalanan atau berpapasan dengan orang dewasa yang sakit bisa menjadi penyebab bayi Anda mengalami pilek. Ada lebih dari 200 jenis virus yang menyebabkan pilek.

Orangtua perlu waspada terhadap beberapa penyakit berikut ini yang dapat menyebabkan pilek, yaitu:

  • Infeksi telinga
  • Pneumonia
  • Sakit tenggorokan

Gejala Pilek pada Bayi Baru Lahir
Salah satu gejala pilek yang paling umum pada bayi baru lahir adalah keluarnya ingus atau hidung yang berair. Perhatikan pula gejala lainnya sebagai berikut:

  • Bersin
  • Batuk di malam hari
  • Nafsu makan berkurang
  • Sulit menyusu atau minum dari dot
  • Susah tidur
  • Rewel
  • Demam

Bagaimana Cara Mengatasi Pilek pada Bayi Baru Lahir?
Cara terbaik untuk mengatasi pilek pada bayi baru lahir adalah memberikannya ASI. Bayi yang diberi ASI akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik karena ASI dapat memasok antibodi, sel darah putih, dan enzim yang bermanfaat untuk tubuh bayi.

Bayi pun akan mendapatkan perlindungan dari berbagai jenis infeksi. Perlu dicatat bahwa bayi yang diberikan ASI akan memiliki semua atau sebagian kekebalan tubuh ibu terhadap penyakit yang pernah diderita sang ibu.

ASI memang dapat melindungi, namun tak membuat bayi menjadi kebal terhadap pilek. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dicoba untuk meringankan gejala pilek pada bayi yang baru lahir.

  1. Menyedot lendir bayi, gunakan alat atau obat khusus yang diperuntukkan untuk bayi setelah sebelumnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
  2. Berikan banyak cairan, bisa berupa ASI maupun susu formula
  3. Jangan biarkan udara dalam ruangan kering. Pasang pelembab udara (humidifier) agar udara di ruangan menjadi lembab.
  4. Meninggikan posisi kepala bayi saat tidur. Gunakan bantal yang keras karena bantal yang terlalu empuk justru dapat membahayakan bayi. Selalu awasi bayi ketika tidur menggunakan bantal.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda semua.

Sumber :
https://id.theasianparent.com/pilek-pada-bayi-baru-lahir


Baca juga :
https://id.theasianparent.com/vitamin-anak-nafsu-makan/
https://id.theasianparent.com/tanaman-hias-indoor-banyak-oksigen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khawatir Anak Kena Asma, Coba Cek Beberapa Kondisi Berikut

Khawatir Anak Kena Asma, Coba Cek Beberapa Kondisi Berikut

Health | Senin, 22 Maret 2021 | 11:03 WIB

Bayi Ini Punya Antibodi Covid-19 Berkat Sang Ibu Vaksinasi Saat Hamil!

Bayi Ini Punya Antibodi Covid-19 Berkat Sang Ibu Vaksinasi Saat Hamil!

Health | Sabtu, 20 Maret 2021 | 15:19 WIB

Wajib Tahu, Ini Pentingnya Keterlibatan Orangtua Saat Anak Dalam NICU

Wajib Tahu, Ini Pentingnya Keterlibatan Orangtua Saat Anak Dalam NICU

Health | Jum'at, 19 Maret 2021 | 15:50 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB