Studi: Konsumsi Daging Olahan Tingkatkan Risiko Demensia

Arendya Nariswari, Fita Nofiana

Selasa, 23 Maret 2021 | 07:25 WIB
Studi: Konsumsi Daging Olahan Tingkatkan Risiko Demensia
Daging olahan

Suara.com - Daging olahan memang telah diketahui sebagai makanan yang tak sehat. Dalam hal ini, sebuah penelitian baru menujukkan bahwa daging olahan bisa meningkatkan risiko demensia.

Melansir dari Healthshots, sebuah studi baru menemukan bahwa makan hanya satu bacon sehari atau 25 gram daging olahan dapat meningkatkan peluang Anda terkena penyakit demensia sebesar 44 persen. Studi ini telah meneliti sebanyak 493.888 peserta dan telah diterbitkan pada Journal of Clinical Nutrition.

Ilmuwan dari peneliti Epidemiologi Nutrisi Universitas menunjukkan bahwa penelitian ini hanya berlaku pada daging olahan, beberapa daging merah yang tidak diolah seperti daging sapi, babi, atau daging sapi muda malah dapat menjadi pelindung. Sebab orang yang mengonsumsi 50g sehari memiliki kemungkinan 19 persen lebih kecil untuk mengembangkan demensia.

“Di seluruh dunia, prevalensi demensia meningkat dan pola makan sebagai faktor yang dapat dimodifikasi dapat berperan. Penelitian kami menambah semakin banyak bukti yang menghubungkan konsumsi daging olahan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit," kata Peneliti utama Huifeng Zhang seorang mahasiswa PhD dari Sekolah Ilmu dan Nutrisi Pangan Universitas Leeds.

Tim tersebut mempelajari data yang disediakan oleh UK Biobank, database yang berisi informasi genetik dan kesehatan mendalam dari setengah juta peserta Inggris berusia 40 hingga 69 tahun.

Di antara peserta, 2.896 kasus demensia muncul selama rata-rata delapan tahun masa tindak lanjut. Orang-orang ini umumnya lebih tua, lebih miskin secara ekonomi, kurang berpendidikan, lebih cenderung merokok, kurang aktif secara fisik, lebih mungkin memiliki riwayat stroke dan riwayat demensia keluarga, dan lebih cenderung menjadi pembawa gen yang sangat terkait dengan demensia. Lebih banyak pria daripada perempuan yang didiagnosis dengan demensia dalam populasi penelitian.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Beberapa orang tiga hingga enam kali lebih mungkin mengembangkan demensia karena faktor genetik, tetapi temuan menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi daging olahan dalam jumlah yang lebih tinggi cenderung berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan rendah, perokok, kelebihan berat badan atau obesitas, memiliki asupan sayur dan buah yang lebih rendah dan memiliki asupan energi, protein, dan lemak yang lebih tinggi (termasuk lemak jenuh).

"Konfirmasi lebih lanjut diperlukan, tetapi pengaruhnya terkait dengan pedoman makan sehat saat ini yang menunjukkan bahwa asupan rendah daging merah yang tidak diolah dapat bermanfaat bagi kesehatan," ujar Zhang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Turun Temurun, Penyakit Demensia Dapat Dicegah Sedari Dini!

Meski Turun Temurun, Penyakit Demensia Dapat Dicegah Sedari Dini!

Health | Senin, 15 Maret 2021 | 13:07 WIB

Apa Perbedaan Penyakit Alzheimer dengan Demensia? Simak Di Sini

Apa Perbedaan Penyakit Alzheimer dengan Demensia? Simak Di Sini

Health | Jum'at, 12 Maret 2021 | 17:03 WIB

Orang dengan Masalah Mata Ini Lebih Mungkin Kena Stroke dan Demensia

Orang dengan Masalah Mata Ini Lebih Mungkin Kena Stroke dan Demensia

Health | Jum'at, 12 Maret 2021 | 08:37 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×