Update Covid-19 Global: Kasus Baru dan Angka Kematian Kembali Meningkat

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 23 Maret 2021 | 09:42 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus Baru dan Angka Kematian Kembali Meningkat
Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Pandemi Covid-19 telah melanda dunia lebih dari setahun. Sebanyak 124,28 juta orang di 221 negara telah terinfeksi virus corona SARS Cov-2 tersebut. Update Covid-19 global hari ini seperti dikutip dari situs Worldometers, Selasa (23/3) pukul 08.33 WIB, sebanyak 100.255.019 orang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Dalam 24 jam terakhir dilaporkan 461.748 orang telah negatif Covid-19. Amerika Serikat dan Brasil jadi penyumbang terbanyak angka kesembuhan harian kemarin, yaitu di atas 55 ribu orang.

Tetapi, kedua negara tersebut juga melaporkan infeksi baru terbanyak dalam waktu 24 jam. Brasil yang tengah mengalami lonjakan kasus sejak bulan lalu, melaporkan kasus baru sebanyak 53.386 infeksi. Sementara infeksi baru yang dilaporkan Amerika Serikat berjumlah 45.399 kasus.

Walau demikian, kematian akibat Covid-19 juga meningkat. Hari ini telah tercatat 2,73 juta jiwa meninggal dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan lonjakan kematian akibat Covid-19 kembali terjadi setelah selama enam pekan sempat menurun. Pimpinan teknis WHO untuk Covid-19, Maria Van Kerkhove, mengatakan peningkatan kematian diikuti dengan kasus positif yang juga meningkat di seluruh dunia, selama lima pekan berturut-turut.

Dia mengatakan, jumlah kasus yang dilaporkan meningkat terjadi di empat dari enam wilayah WHO, meskipun ada variasi yang signifikan di setiap wilayah.

"Dalam seminggu terakhir, kasus telah meningkat 8 persen. Di Eropa, itu 12 persen dan itu didorong oleh beberapa negara," kata Van Kerkhove dikutip dari SCMP.

Menurut Van Kerkhove, peningkatan kasus positif itu sebagian disebabkan oleh penyebaran varian baru virus corona yang pertama kali ditemukan di Inggris dan saat ini menyebar ke berbagai daerah, termasuk Eropa timur.

Asia Tenggara juga tercatat kenaikan 49 persen infeksi baru. Sementara wilayah Pasifik Barat, WHO melaporkan kenaikan 29 persen yang sebagian besar dipicu oleh Filipina, kata Van Kerkhove. Wilayah Mediterania timur mengalami peningkatan kasus 8 persen. Sedangkan penurunan jumlah kasus positif baru dilaporkan di Amerika dan Afrika.

baca juga

"Saya ingin menyebutkan bahwa sudah sekitar enam minggu di mana kami melihat penurunan kematian. Tapi dalam seminggu terakhir, kami mulai melihat sedikit peningkatan kematian di seluruh dunia. Ini pertanda yang mengkhawatirkan," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Genjot Vaksinasi, Angka Kematian Inggris Turun

Update Covid-19 Global: Genjot Vaksinasi, Angka Kematian Inggris Turun

Health | Senin, 22 Maret 2021 | 09:13 WIB

Update Covid-19 Global: Angka Kesembuhan Indonesia Terbanyak ke-5 di Asia

Update Covid-19 Global: Angka Kesembuhan Indonesia Terbanyak ke-5 di Asia

Health | Minggu, 21 Maret 2021 | 11:02 WIB

Angka Kematian akibat Covid-19 di Lampung Hampir 2 Kali Lipat Nasional

Angka Kematian akibat Covid-19 di Lampung Hampir 2 Kali Lipat Nasional

Lampung | Sabtu, 20 Maret 2021 | 12:00 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×