WHO: Kesenjangan Pengobatan Pasien TB Paling Besar Terjadi di Indonesia

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 24 Maret 2021 | 20:58 WIB
WHO: Kesenjangan Pengobatan Pasien TB Paling Besar Terjadi di Indonesia
Ilustrasi TBC [Suara.com/Ema Rohimah]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mencatat ada penurunan perawatan pasien tuberkulosis (TB) hingga 21 persen selama pandemi Covid-19 di tahun 2020. Diperkirakan sebanyak 1,4 juta orang lebih sedikit menerima perawatan dibanding tahun 2019. WHO mengumpulkan data pada lebih dari 80 negara.

Adapun negara-negara yang mengalami kesenjangan pengobatan pasien TB selama pandemi Covid, di antaranya Indonesia (42 persen), Afrika Selatan (41 persen), Filipina (37 persen) dan India (25 persen).

“Efek Covid-19 jauh melampaui kematian dan penyakit yang disebabkan oleh virus itu sendiri. Terganggunya layanan penting bagi orang dengan TB hanyalah salah satu contoh tragis bagaimana pandemi secara tidak proporsional memengaruhi beberapa orang termiskin di dunia, yang sudah berisiko lebih tinggi terkena TB," kata Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus dikutip dari situs resmi WHO, Rabu (24/3/2021).

Tedros menekankan data tersebut menunjukkan perlunya negara-negara memperluas cakupan kesehatan sebagai prioritas utama meski tengah melakukan pemulihan dari pandemi Covid-19. Tujuannya untuk memastikan akses ke layanan penting baik pasien TB juga semua penyakit.

Membangun sistem kesehatan yang merata menjadi kunci agar setiap orang bisa mendapatkan layanan dibutuhkan, lanjut Tedros.

Beberapa negara telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampak Covid-19 dengan pemberian layanan, memperkuat pengendalian infeksi, memperluas penggunaan teknologi telemedicine, dan menyediakan pencegahan juga perawatan TB di rumah.

Tetapi masih banyak orang yang mengidap TB tidak dapat mengakses perawatan yang mereka butuhkan. WHO khawatir bahwa lebih dari setengah juta orang mungkin telah meninggal karena TB selama tahun 2020, hanya saja tidak terdiagnosis.

Namun hak tersebut diakui WHO bukan masalah baru. Sebelum ada pandemi Covid-19, kesenjangan skrining antara perkiraan jumlah orang yang sakit TB setiap tahun dengan jumlah orang yang secara resmi dilaporkan terdiagnosis TB perbedaannya mencapai 3 juta. Pandemi Covid-19 telah memperburuk situasi tersebut.

"Salah satu cara untuk mengatasinya adalah melalui pemulihan skrining TB dan ditingkatkan untuk mengidentifikasi orang penyakit TB dengan cepat," kata WHO.

baca juga

Juga yang terpenting untuk mengurangi ketidakadilan kesehatan. Direktur Program TB Global WHO Dr Tereza Kasaeva mengatakan bahwa sudah berabad-abad lamanya, orang dengan TB menjadi yang paling terpinggirkan dan rentan. Covid-19 justru meningkatkan kesenjangan dalam mengakses layanan kesehatan.

 “Sekarang kita harus melakukan upaya baru untuk bekerja sama, memastikan bahwa program TB cukup kuat untuk dilaksanakan selama keadaan darurat di masa mendatang dan mencari cara inovatif untuk melakukannya," tutur Tereza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi, Bagaimana Caranya?

Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi, Bagaimana Caranya?

Video | Rabu, 24 Maret 2021 | 19:45 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Ini Sebelum Buka Sekolah

Pemerintah Diminta Perhatikan Ini Sebelum Buka Sekolah

News | Rabu, 24 Maret 2021 | 20:03 WIB

Hukum Nikah Virtual di Masa Pandemi Covid-19 Bolehkah?

Hukum Nikah Virtual di Masa Pandemi Covid-19 Bolehkah?

Sumut | Rabu, 24 Maret 2021 | 16:48 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

×