Minyak Gosok yang Diklaim Atasi Efek Samping Vaksinasi Corona Dijual Bebas

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 25 Maret 2021 | 05:05 WIB
Minyak Gosok yang Diklaim Atasi Efek Samping Vaksinasi Corona Dijual Bebas
Ilustrasi minyak. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang di Afrika menjual minyak yang diklaim bisa mengatasi efek samping vaksinasi virus corona. Minyak itu dijual secara online seharga hampir 120 poundsterling atau setara Rp 2,3 juta.

Kini, penjual minyak itu telah dikecam oleh banyak ahli karena dinilai dapat menyesatkan publik. Mereka menyerukan agar platform belanja online yang meloloskan produk tersebut lebih berhati-hati.

Dikutip dari MailOnline, ada salah satu pengguna platform Fiverr asal Kenya, Korelvabbah, yang menjual minyak serupa dengan harga 114,83 poundsterling atau Rp 1,6 juta. Ia mengklaim resepnya, telah tercantum dalam kemasan dan bisa menjadi obat gosok ketika 'keadaan darurat'.

Korelvabbah, yang juga menawarkan jasa konseling spiritual dan penyembuhan itu bahkan menyarankan pembeli untuk memberikan perawatan miyak pada anak-anak dan orang tua.

Fiverr telah mendapat untung dari setiap penjualan minyak tersebut. Meski tidak jelas berapa banyak yang telah terjual.

Para ahli kemudian mengkritik obat tersebut dan mengatakan bahwa itu jelas penipuan yang bisa jadi juga berbahaya. Klaim dari penjual dianggap tidak jelas bagaimana cara kerjanya. Juga para ahli mempertanyakan tujuan membalikkan efek dari vaksin yang telah jelas menyelamatkan jiwa.

Vaksin yang saat ini digunakan di Inggris - dibuat oleh Pfizer dan AstraZeneca - diklaim terbukti aman.

Berbagai uji coba dan data dunia nyata telah menunjukkan bahwa suntikan vaksin mengurangi risiko menjadi sakit parah atau meninggal karena Covid-19.

Dr Simon Clarke, profesor mikrobiologi seluler di University of Reading, mengatakan Fiverr harus lebih berhati-hati dalam membuat daftar penjualan di situsnya.

"Ini pada dasarnya adalah minyak ular. Penjual tidak menjelaskan tentang obat itu atau apa fungsinya," kata Simon

Ia menekankan bahwa jika merasa tidak enak badan setelah vaksinasi yang masih dalam gejala normal, tidak ada salep yang akan mengurangi gejala tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Samping Vaksinasi COVID-19 Kedua Lebih Berat, Apa Penyebabnya?

Efek Samping Vaksinasi COVID-19 Kedua Lebih Berat, Apa Penyebabnya?

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 19:43 WIB

3 Kelompok Orang Ini Paling Berisiko Alami Efek Samping Vaksin Covid-19

3 Kelompok Orang Ini Paling Berisiko Alami Efek Samping Vaksin Covid-19

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 19:10 WIB

Ini Tiga Kelompok Paling Rentan Alami Efek Samping Vaksin Covid-19

Ini Tiga Kelompok Paling Rentan Alami Efek Samping Vaksin Covid-19

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 18:05 WIB

Terkini

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB