Tidak Muncul Reaksi Usai Vaksinasi, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Yasinta Rahmawati

Minggu, 28 Maret 2021 | 10:01 WIB
Tidak Muncul Reaksi Usai Vaksinasi, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 dosis kedua kepada awak media di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Selasa (16/3/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Seperti yang dilaporkan, pemberian vaksin Covid-19 bisa menimbulkan berbagai reaksi atau efek samping sementara. Namun itu merupakan hal baik dan normal terjadi, karena tandanya sistem kekebalan tubuh sedang memberikan respons terhadap vaksin.

Tetapi jika Anda tidak mengalami efek samping, apakah itu berarti vaksin Covid-19 tidak bekerja dengan baik?

Jawaban singkatnya adalah tidak. Para ahli penyakit menular menyebut meski tubuh tidak memperlihatkan efek samping, bukan berarti berarti orang yang divaksinasi tidak terlindungi dari Covid-19.

Detailnya membutuhkan sedikit penjelasan, tetapi alasan utama dokter merasa nyaman membuat pernyataan itu hanyalah matematika.

Dalam uji klinis, kurang dari setengah penerima vaksin melaporkan episode sedang atau parah dari efek samping "sistemik" seperti demam, sakit kepala, dan kelelahan.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]

Namun obat tersebut mencegah sebagian besar kasus penyakit, menurut penelitian tersebut. Jadi dengan proses eliminasi, beberapa pencegahan penyakit itu pasti terjadi pada orang dengan efek samping ringan atau tanpa efek samping.

Sarah Coles, seorang dokter keluarga dan asisten profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Arizona mengatakan vaksin tetap bekerja meskipun Anda tidak memiliki efek samping. "Sementara banyak yang memiliki efek samping, banyak yang tidak," ujarnya, dikutip dari Medical Xpress.

Apakah orang mengalami efek samping mungkin ditentukan oleh faktor lain selain sistem kekebalan mereka, termasuk kelelahan, stres, dan bagaimana mereka merasakan nyeri, kata Coles.

Tingkat berbagai efek samping sedikit berbeda pada masing-masing vaksin Covid-19, dan pada vaksin yang membutuhkan dua dosis, (efek samping) cenderung lebih umum muncul setelah dosis kedua.

baca juga

Dengan vaksin yang dibuat oleh Pfizer Inc. dan BioNTech SE, misalnya, 3,7% dari peserta uji coba yang berusia 18 hingga 55 tahun melaporkan demam setelah dosis pertama, dan 15,8% melaporkan demam setelah dosis kedua (biasanya tidak lebih dari 102 derajat).

Lalu, setengah dari penerima vaksin melaporkan sakit kepala setelah dosis kedua, tetapi kebanyakan sedang atau ringan.

Semua dampak ini bersifat sementara, umumnya berlangsung selama satu atau dua hari. Dan dalam kasus yang jarang terjadi reaksi alergi serius yang disebut anafilaksis dalam beberapa menit setelah injeksi, dokter dapat segera mengobatinya dengan EpiPen atau perangkat serupa yang mengandung epinefrin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangkitkan Pariwisata Bali, Pelaku Bisnis Wisata The Nusa Dua Divaksinasi

Bangkitkan Pariwisata Bali, Pelaku Bisnis Wisata The Nusa Dua Divaksinasi

Lifestyle | Minggu, 28 Maret 2021 | 09:28 WIB

Penelitian Terbaru: Vaksin Covid-19 Lebih Kuat bagi Para Penyintas

Penelitian Terbaru: Vaksin Covid-19 Lebih Kuat bagi Para Penyintas

Tekno | Minggu, 28 Maret 2021 | 09:30 WIB

Airlangga Targetkan Sampai Akhir Tahun 70 Persen Penduduk RI Telah Divaksin

Airlangga Targetkan Sampai Akhir Tahun 70 Persen Penduduk RI Telah Divaksin

News | Minggu, 28 Maret 2021 | 08:41 WIB

Terkini

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB

×