Sekolah Dibuka, Nadiem Makarim Sebut Indonesia Tertinggal dari Negara Lain

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 30 Maret 2021 | 14:30 WIB
Sekolah Dibuka, Nadiem Makarim Sebut Indonesia Tertinggal dari Negara Lain
Siswa menyimak materi pelajaran yang disampaikan guru sambil mengenakan masker saat hari pertama dimulainya kembali pembelajaran tatap muka di SDN 82/I Serasah, Batanghari, Jambi, Senin (22/2/2021). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan Indonesia tertinggal dari negara lain di Asia mengenai keputusan sekolah tatap muka di masa pandemi Covid-19.

Kata Menteri Nadiem, sekitar 85 persen negara di Asia Timur dan Asia Pasifik sudah melakukan pembelajaran tatap muka.

"Kita tertinggal dari negara-negara lain. Dan berbagai macam pihak pakar-pakar dunia seperti Bank dunia, WHO, dan UNICEF semuanya sepakat bahwa penutupan sekolah bisa menghilangkan pendapatan hidup satu generasi dan memang risiko, dampaknya bisa permanen," kata Menteri Nadiem dalam konferensi pers virtual, Selasa (30/3/2021).

Diketahui, mayoritas sekolah di Indonesia telah melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama satu tahun.
Menteri Nadiem menyebut kondisi itu terlalu lama dan penutupan sekolah juga bisa berdampak terhadap kesehatan perkembangan dan kesehatan mental anak-anak.

"Jangan lupa untuk orang tuanya juga yang sangat sulit mendapatkan kesempatan ekonomi bekerja di luar karena mereka juga harus mengurus anaknya di rumah. Jadi dampaknya banyak sekali," ucap Menteri Nadiem.

Sejak Januari 2021, Kemendikbud mencatat baru 22 persen sekolah yang berada di daerah zona kuning dan hijau Covid-19 telah melakukan sekolah tatap muka.

Padahal, Menteri Nadiem mengatakan bahwa berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri yangbada sejak bulan Juli 2020, sekolah yang berada di wilayah zona hijau dan zona kuning boleh melakukan tatap muka terbatas.

"Tapi hanya sekitar 22 persen daripada sekolah kita yang melakukan pembelajaran tatap muka. Yang paling besar zona hijau dengan 41 persen. Jadi kami selalu ingin mengimbau, apalagi buat daerah-daerah di mana anak-anak sangat sulit dapat sinyal PJJ atau mungkin tidak punya gawai. Ini adalah tanggung jawab setiap Pemda untuk memastikan bahwa tatap muka terjadi," paparnya.

Dampak dari sekolah daring terlalu lama bukan hanya berakibat pada sektor pendidikan. Kemendikbud juga melihat adanya penurunan capaian pembelajaran, terutama di daerah-daerah dengan akses dan kualitas tidak memadai. Sehingga potensi terjadinya kesenjangan ekonomi jadi lebih besar.

baca juga

"Kita melihat juga banyak orangtua yang tidak melihat peranan sekolah dalam proses belajar. Jadi banyak dari anak-anaknya ditarik keluar dari sekolah dan ada berbagai macam isu kekerasan domestik yang terjadi di dalam keluarga yang tidak terdeteksi."

Selain itu risiko psikososial atau kesehatan mental dan emosional pada anak-anak.

"Kita harus mengambil tindakan yang tegas untuk menghindari agar tidak menjadi permasalahan yang permanen dan satu generasi menjadi terbelakang," pungkas Menteri Nadiem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suami Ketiduran saat Jaga Anak, Warganet Syok Lihat Minuman Nenek

Suami Ketiduran saat Jaga Anak, Warganet Syok Lihat Minuman Nenek

Hits | Selasa, 30 Maret 2021 | 14:24 WIB

Ribut Sekolah Tatap Muka, Menteri Nadiem: Tanya Pemda Masing-masing..

Ribut Sekolah Tatap Muka, Menteri Nadiem: Tanya Pemda Masing-masing..

Jatim | Selasa, 30 Maret 2021 | 14:12 WIB

DPR Kembali Kerja Sama dengan Rusia

DPR Kembali Kerja Sama dengan Rusia

DPR | Selasa, 30 Maret 2021 | 14:15 WIB

Terkini

5 Tips Membeli Motor Listrik agar Tidak Salah Pilih di Pembelian Pertama

5 Tips Membeli Motor Listrik agar Tidak Salah Pilih di Pembelian Pertama

Otomotif | Rabu, 02 September 2026 | 17:34 WIB

Emil Audero Pindah ke Rayo Vallecano, Media Spanyol Langsung Kasih Sorotan

Emil Audero Pindah ke Rayo Vallecano, Media Spanyol Langsung Kasih Sorotan

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 17:30 WIB

The Ramparts of Ice Season 2 Rilis Trailer Perdana, Kisah Cinta Makin Rumit

The Ramparts of Ice Season 2 Rilis Trailer Perdana, Kisah Cinta Makin Rumit

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 17:30 WIB

BPJPH Siapkan 1 Juta Kuota Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM pada 2026

BPJPH Siapkan 1 Juta Kuota Sertifikasi Halal Gratis bagi UMKM pada 2026

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:24 WIB

Si Jago Merah Berulah 11 Jam, Lapak Barang Bekas dan Bengkel di Duren Sawit Ludes Terbakar

Si Jago Merah Berulah 11 Jam, Lapak Barang Bekas dan Bengkel di Duren Sawit Ludes Terbakar

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:21 WIB

Wajah Susah Cerah? Coba 4 Serum Korea Niacinamide dengan Konsentrasi Tinggi

Wajah Susah Cerah? Coba 4 Serum Korea Niacinamide dengan Konsentrasi Tinggi

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 17:20 WIB

4 HP Realme Snapdragon, Baterai 7.000 mAh dengan Performa Gahar untuk Multitasking

4 HP Realme Snapdragon, Baterai 7.000 mAh dengan Performa Gahar untuk Multitasking

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 17:20 WIB

Update Karhutla Riau: Siak Tuntas, Kerumutan 4 Hari Tanpa Titik Api

Update Karhutla Riau: Siak Tuntas, Kerumutan 4 Hari Tanpa Titik Api

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:18 WIB

Bukan Kejahatan Biasa, DPR Usul Pembakar Hutan Dihukum Mati

Bukan Kejahatan Biasa, DPR Usul Pembakar Hutan Dihukum Mati

News | Rabu, 02 September 2026 | 17:17 WIB

September 2026 Apakah Ada Tanggal Merah? Cek Daftar Libur Bulan Ini

September 2026 Apakah Ada Tanggal Merah? Cek Daftar Libur Bulan Ini

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 17:16 WIB

×