Peneliti Temukan Gen yang Sebabkan Sakit Kanker Payudara Ganas

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 30 Maret 2021 | 16:26 WIB
Peneliti Temukan Gen yang Sebabkan Sakit Kanker Payudara Ganas
Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Peneliti di Australia menemukan gen berperan penting dalam pengembangan penyakit kanker payudara yang sangat ganas.

Kanker payudara sendiri terdiri dalam beberapa jenis yaitu kanker payudara yang sensitif pada reseptor hormon, positif HER2, dan kanker payudara yang tidak sensitif pada hormon.

Dalam kelompok tersebut, setiap kanker payudara merespon dengan cara pengobatan yang berbeda.

Kanker payudara yang sensitif reseptor hormon terjadi disebabkan adanya respon dari hormon estrogen dan progesterone. Bahkan, pengobatan kanker tersebut biasanya menggunakan terapi hormon yang memiliki hasil baik dibanding kanker non-hormon.

"Namun sebagian kecil pasien mengalami kanker yang sangat agresif, yang memberi hasil buruk dari semua kanker payudara. Setengah dari perempuan meninggal akibat penyakit tersebut," ungkap Harry Perkins dari Institute of Medical Research epigeneticist Pilar Blancafort, dikutip Suara.com di Science Alert, Selasa (30/3/2021).

Dalam tipe kanker payudara jenis ini, peneliti menemukan kemungkinan risiko menyebar ke masalah kelenjar getah bening lebih tinggi.

"Kami menemukan bahwa mereka lebih besar cenderung menyebar ke kelenjar getah bening, dan memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi," paparnya.

Di tahun 2012, peneliti menetapkan kanker payudara sebagai Integrative Clustering, yang dibagi dalam 10 kelompok dengan perubahan genetik dan hasil klinis yang berbeda.

Tim peneliti mencatat tumor yang ada pada kanker payudara ditandai dengan adanya DNA kromosom. Kromosom tersebut memiliki banyak gen yang berpotensi menyebabkan kanker.

baca juga

Peneliti melihat 119 sampel kanker payudara dan menganalisis seberapa banyak gen yang berperan pada kanker. Hasil menunjukkan, sekitar 25 persen tumor terjadi karena adanya gen (AAMDC).

Ketika tim meneliti sel kanker payudara pada tikus, peneliti menemukan bahwa kanker terhambat oleh banyaknya sel, hingga menyebabkan kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hii Seram... Ilmuwan Temukan Gen Zombie, Hidup setelah Orang Meninggal

Hii Seram... Ilmuwan Temukan Gen Zombie, Hidup setelah Orang Meninggal

Tekno | Kamis, 25 Maret 2021 | 08:30 WIB

Disebut Gen Zombie, Sel Otak Ini Malah Lebih Aktif Usai Manusia Meninggal

Disebut Gen Zombie, Sel Otak Ini Malah Lebih Aktif Usai Manusia Meninggal

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 12:42 WIB

Dapat Ucapan Selamat dari Gen Halilintar, Atta Halilintar Bereaksi

Dapat Ucapan Selamat dari Gen Halilintar, Atta Halilintar Bereaksi

Entertainment | Senin, 22 Maret 2021 | 06:45 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×