Vaksin AstraZeneca Mandek, Negara-negara Ini Kena Imbasnya

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 30 Maret 2021 | 17:38 WIB
Vaksin AstraZeneca Mandek, Negara-negara Ini Kena Imbasnya
Indonesia kedatangan vaksin AstraZeneca jalur COVAX perdana, Senin (08/03/2021).

Suara.com - Bukan hanya Indonesia, beberapa negara lain di Asia juga terpengaruh akibat penundaan bantuan vaksin Covid-19 AstraZeneca dari program COVAX-GAVI.

Penundaan ekspor vaksin itu dilakukan oleh produsen India akibat adanya peningkatan permintaan domestik di sana.

Selain Indonesia, Korea Selatan dan Filipina termasuk di antara negara-negara yang terkena imbas dari penundaan pengiriman vaksin tersebut.

"Peningkatan vaksinasi harian kami yang direncanakan akan terpengaruh," kata kepala vaksinasi Filipina Carlito Galvez dikutip Channel News Asia.

India sebagai pembuat vaksin terbesar di dunia, menghentikan sementara ekspor vaksin AstraZeneca yang diproduksi oleh Serum Institute of India (SII), karena pejabat di sana fokus untuk memenuhi permintaan domestik yang meningkat.

SII akan mengirimkan 90 juta dosis vaksin untuk COVAX selama Maret dan April. Meskipun belum jelas berapa banyak yang akan dialihkan untuk penggunaan domestik, fasilitator program memperingatkan bahwa penundaan pengiriman tidak bisa dihindari.

Sementara itu, Korea Selatan mengonfirmasi hanya akan menerima 432.000 dosis dari 690.000 yang telah dijanjikan. Pengiriman vaksin tersebut juga akan ditunda hingga sekitar minggu ketiga bulan April. Akibatnya, pemerintah setempat mencari alternatif lain agar vaksinasi tetap lancar dilakukan.

"Ada ketidakpastian atas pasokan vaksin global, tetapi kami sedang mengerjakan rencana untuk memastikan tidak ada gangguan pada kuartal kedua dan berupaya untuk mendapatkan lebih banyak vaksin," kata kepala tim satuan tugas vaksinasi Covid-19 Korea Selatan Kim Ki-nam.

Di Vietnam, para pejabat juga meminta sektor swasta untuk turun tangan setelah pasokan COVAX mereka dipangkas 40 persen menjadi 811.200 dosis dan pengiriman diundur beberapa minggu.

Sementara itu Indonesia, juru bicara vaksinasi Covid-19 kementerian kesehatan Siti Nadia Tarmizi juga menyatakan 10,3 juta dosis dari COVAX kemungkinan ditunda hingga Mei. Nadia mengatakan, penundaan pengiriman vaksin tersebut berakibat menghambat percepatan vaksinasi di Indonesia.

"Rencana kita untuk bisa mempercepat vaksinasi mencapai angka 750 ribu per hari, ini terpaksa kita terlambat. Artinya tidak akan sampai angka tersebut karena jumlah vaksin yang tidak sesuai dengan rencana," kata Nadia.

India belum memberikan perincian tentang lamanya pembatasan ekspornya, tetapi UNICEF, mitra distribusi COVAX, mengatakan bahwa pengiriman diperkirakan akan dilanjutkan pada Mei .

Keputusan India itu jadi yang terbaru dari serangkaian kemunduran untuk fasilitas COVAX, yang diandalkan oleh 64 negara miskin, setelah gangguan produksi dan kurangnya kontribusi pendanaan dari negara-negara kaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekebalan Vaksin Covid-19 Lebih Melindungi dari Gejala, Bukan Penularan

Kekebalan Vaksin Covid-19 Lebih Melindungi dari Gejala, Bukan Penularan

Health | Selasa, 30 Maret 2021 | 17:34 WIB

Kanada Setop Kasih Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Usia di Bawah 55 Tahun

Kanada Setop Kasih Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Usia di Bawah 55 Tahun

Health | Selasa, 30 Maret 2021 | 17:21 WIB

Vaksin Pfizer dan Moderna Lebih Efektif di Lapangan daripada Uji Klinis

Vaksin Pfizer dan Moderna Lebih Efektif di Lapangan daripada Uji Klinis

Health | Selasa, 30 Maret 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB