Pertama di Dunia, Rusia Luncurkan Vaksin COVID-19 untuk Hewan

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Rabu, 31 Maret 2021 | 18:32 WIB
Pertama di Dunia, Rusia Luncurkan Vaksin COVID-19 untuk Hewan
Ilustrasi hewan peliharaan. (Pixabay/Free-Photos)

Suara.com - Rabu lalu, Rusia mengumumkan akan meluncurkan vaksin COVID-19 yang dikhususkan pada hewan pada April 2021 nanti.

Badan pengawas pertanian Rosselkhoznadzor mengatakan, vaksin yang diberi nama Carnival-Cov tersebut terbukti efektif dan telah diuji coba pada anjing, kucing, dan hewan lainnya pada Oktober 2020 lalu.

"Semua hewan telah diuji lewat vaksinasi, yang mengembangkan antibodi sebesar 100 persen," ungkap Konstantin Savenkov, wakil kepala Rosselkhoznadzor dikutip Suara.com dari Medical Express, Rabu (31/3/2021).

Menurutnya, vaksin tersebut merupakan produk pertama yang dapat mencegah infeksi COVID-19 pada hewan, juga membantu mencegah mutasi virus. "Penggunaan vaksin, menurut para ilmuwan Rusia, dapat mencegah perkembangan mutasi virus," ungkap Konstantin.

Badan tersebut juga telah menambahkan fasilitas pembiakan hewan di perusahaan swasta termasuk di negara Yunani, Polandia, Austria, Amerika Serikat, Kanada, dan Singapura.

Belakangan, laporan dari Science Mag menyatakan perusahaan farmasi hewan A.S, Zoetis, sedang mengembangkan vaksin untuk cerpelai dan juga kucing. Menurut data dari perusahaan farmasi tersebut, kucing dan anjing memberi respon kekebalan yang kuat terhadap molekul virus, juga antigen yang cukup melindungi dari infeksi.

Menurut William Karesh, wakil presiden eksekutif kesehatan di EcoHealth Alliance, setiap hewan memiliki respon kekebalan yang berbeda. "Spesies yang berbeda memiliki respon kekebalan yang berbeda, jadi perlu menggandakan atau melipatgandakan tingkat antigen pada anjing dan juga kucing," ungkapnya.

Ia mengatakan, meski persepsi COVID-19 akan hilang setelah vaksinasi, virus ini tetap bersiko menular, termasuk pada hewan. "Ada persepsi COVID-19 akan menghilang, itu akan tetap ada. Jadi, risiko pada binatang juga tidak akan hilang," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KIPI Pada Lansia Sedikit, Ketua ITAGI Minta Syarat Skrining Dipermudah

KIPI Pada Lansia Sedikit, Ketua ITAGI Minta Syarat Skrining Dipermudah

Health | Rabu, 31 Maret 2021 | 16:06 WIB

Anak Muda Lebih Banyak Alami KIPI Vaksin Covid-19 Dibanding Lansia

Anak Muda Lebih Banyak Alami KIPI Vaksin Covid-19 Dibanding Lansia

News | Rabu, 31 Maret 2021 | 15:48 WIB

Orang dengan Riwayat Alergi Diminta Suntik Vaksin AstraZeneca, Ini Sebabnya

Orang dengan Riwayat Alergi Diminta Suntik Vaksin AstraZeneca, Ini Sebabnya

Health | Rabu, 31 Maret 2021 | 15:17 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB