Studi: Vaksin Pfizer 100 Persen Efektif Lindungi Remaja dari Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 01 April 2021 | 09:08 WIB
Studi: Vaksin Pfizer 100 Persen Efektif Lindungi Remaja dari Virus Corona
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Suara.com - Sebuah penelitian baru menemukan bahwa vaksin Covid-19 Pfizer 100 persen efektif mencegah virus corona pada anak-anak remaja usia 12 hingga 15 tahun.

Perusahaan yang membuat vaksin Pfizer mengatakan bahwa studi terhadap 2.260 relawan di Amerika Serikat yang disuntik vaksin buatannya secara penuh tidak tertular virus corona Covid-19.

Sebagai perbandingan, mereka juga mengungkapkan ada 18 kasus virus corona setelah orang-orang hanya menerima satu kali suntikan vaksin Pfizer dan justru diberi suntikan vaksin tiruan.

Meskipun ini penelitian skala kecil dan belum dipublikasikan dalam jurnal, tapi temuan ini sedikit membuktikan efektivitas suntikan penuh vaksin Pfizer untuk mencegah virus corona Covid-19.

Karena, vaksin Pfizer menjadi salah satu vaksin Covid-19 yang digunakan di Inggris, selain vaksin AstraZeneca dan vaksin Moderna. Sebanyak 30 juta orang dewasa di Inggris pun sudah suntik vaksin AstraZeneca dan Pfizer.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Tapi dilansir dari The Sun, suntikan vaksin Pfizer ini hanya dibatasi pada anak-anak remaja usia 18 tahun. Di Amerika Serikat sendiri, suntikan vaksin Pfizer dibatasi untuk anak-anak remaja usia 16 tahun.

Studi tersebut menunjukkan efek samping vaksin Covid-19 pada anak-anak serupa dengan orang dewasa, seperti nyeri, demam, menggigil dan kelelahan.

Para peneliti melaporkan antibodi pelawan virus corona Covid-19 juga lebih tinggi di antara anak-anak remaja daripada orang dewasa. Mereka mengamati anak-anak remaja selama 2 tahun untuk mengumpulkan lebih banyak bukti tentang perlindungan dan keamanan jangka panjang vaksin.

Namun, perusahaan Pfizer berusaha mendapatkan izin pengunaan darurat vaksin buatannya untuk anak-anak remaja usia 12 hingga 15 tahun di Amerika Serikat.

CEO Pfizer Albert Bourla berharap program vaksinasi bisa menjangkau anak-anak remaja Amerika sebelum dimulainya tahun ajaran berikutnya. Tapi, belum jelas tanggapan FDA terhadap permintaan Pfizer akan lebih cepat atau tidak.

Sementara itu di Inggris, anak-anak bisa mulai mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 paling cepat pada Agustus 2021. Seorang juru bicara Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial Inggris mengatakan belum ada keputusan bahwa anak-anak harus vaksinasi atau tidak.

Prof Adam Finn, seorang profesor pediatri di Pusat Vaksin Anak Bristol dan anggota komite gabungan Pemerintah untuk vaksinasi dan imunisasi, mengatakan sekarang ini pemerintah Inggris sedang persiapan meluncurkan vaksin Covid-19 untuk anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi PHE Klaim Varian Baru Virus Corona Inggris Tidak Mematikan

Studi PHE Klaim Varian Baru Virus Corona Inggris Tidak Mematikan

Health | Kamis, 01 April 2021 | 08:11 WIB

Giatkan 3T di Bantul, Kiai dan Pengasuh Ponpes di Bantul Mulai Divaksin

Giatkan 3T di Bantul, Kiai dan Pengasuh Ponpes di Bantul Mulai Divaksin

Jogja | Kamis, 01 April 2021 | 07:11 WIB

Uji Coba Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Remaja Berikan Hasil Positif

Uji Coba Vaksin Covid-19 Pfizer untuk Remaja Berikan Hasil Positif

Health | Kamis, 01 April 2021 | 06:59 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB