Kasus Kembali Meningkat, Korea Selatan Dibayangi Gelombang Keempat Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Senin, 05 April 2021 | 13:50 WIB
Kasus Kembali Meningkat, Korea Selatan Dibayangi Gelombang Keempat Covid-19
Ilustrasi proses disinfektan di Korea Selatan. [Jung Yeon-je/AFP]

Suara.com - Kasus Covid-19 harian baru Korea Selatan kembali mencatatkan angka tertinggi yakni 558 kasus, pada Jumat tengah malam lalu,

Total kasus itu merupakan jumlah tertinggi dalam 42 hari. Kekhawatiran tentang gelombang keempat Covid-19 meningkat, karena jumlah kasus harian baru telah melebihi 500 selama tiga hari berturut-turut sejak Rabu.

Sementara lebih banyak pertemuan orang terjadi dengan cuaca musim semi yang lebih hangat.

Kondisi ini sangat mengkhawatirkan bahwa wilayah non-metropolitan sekarang menyumbang 40 persen kasus harian baru, naik dari 20 persen sebelum tindakan pengendalian penyakit khusus diterapkan di wilayah metropolitan dan sekitarnya sejak 15 Maret.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Dalam kasus Busan di mana jam pembatasan bisnis dicabut pada 15 Maret dan bar dan klub kembali beroperasi sepanjang malam, 327 pasien baru didiagnosis dalam satu minggu, yang mengarah ke peningkatan level jarak sosial dari level 1.5 ke level 2 pada pukul 12 malam.

Jeonju, Provinsi Jeolla Utara di mana infeksi massal terjadi dari sauna, dll., Serta Jinju, Provinsi Gyeongsang Selatan dan Donghae, Provinsi Gangwon, secara sukarela menaikkan tingkat jarak sosial menjadi dua.

Situasi saat ini menyebabkan kekhawatiran atas gelombang keempat, sama seperti Desember tahun lalu ketika jumlah pasien baru melonjak.

Pada saat itu, jumlah pasien harian baru tetap antara 500 dan 700 selama lima hari sebelum melonjak menjadi lebih dari 1.000. Minggu depan akan menjadi masa kritis.

Pergerakan orang diperkirakan akan meningkat karena department store besar memulai obral rutin pada hari Jumat dan berbagai acara. Kepadatan mahasiswa di fasilitas universitas juga akan meningkat di tengah semester mendatang. Mereka yang menikmati bunga musim semi juga menemukan diri mereka di daerah yang ramai.

baca juga

Akan melegakan jika vaksinasi COVID-19 dilakukan lebih cepat, tetapi Korea Selatan baru memvaksinasi 1,76 persen dari populasi.

Karena pemerintah Korea Selatan terlambat mencoba untuk mendapatkan lebih banyak vaksin, negara-negara di seluruh dunia menjadi lebih nasionalis dan mementingkan kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu.

Pemerintah, yang meluncurkan gugus tugas pengadaan vaksin di seluruh pemerintah pada hari Kamis, perlu mempertaruhkan segalanya untuk mengamankan vaksin yang memobilisasi semua kemampuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciptakan Wisata Aman, Gojek dan Halodoc Adakan Vaksinasi Drive Thru

Ciptakan Wisata Aman, Gojek dan Halodoc Adakan Vaksinasi Drive Thru

Jogja | Senin, 05 April 2021 | 13:31 WIB

Jenazah Covid, Warga Ini Menang Gugat Dinkes Surabaya, Makam Ayah Dipidah

Jenazah Covid, Warga Ini Menang Gugat Dinkes Surabaya, Makam Ayah Dipidah

Jatim | Senin, 05 April 2021 | 13:08 WIB

Usai Suntik Vaksin Covid-19, Pria Ini Alami Reaksi Alergi Langka pada Kulit

Usai Suntik Vaksin Covid-19, Pria Ini Alami Reaksi Alergi Langka pada Kulit

Health | Senin, 05 April 2021 | 13:20 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×