Tak Langsung Manjur usai Suntik, Simak Lama 4 Vaksin Ini Bangun Antibodi

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Selasa, 06 April 2021 | 15:42 WIB
Tak Langsung Manjur usai Suntik, Simak Lama 4 Vaksin Ini Bangun Antibodi
Petugas kesehatan menyiapkan vaksin COVID-19 Sinovac Kamis (14/1/2021). [ANTARA]

Suara.com - Vaksin Covid-19 tak akan langsung manjur dan mencegah penularan Covid-19 usai disuntikkan. Vaksin ini memerlukan waktu untuk secara penuh membangun antibodi yang melawan datangnya virus.

Melansir dari Bustle, berikut rincian berapa lama Anda harus menunggu setelah suntik vaksin untuk sepenuhnya terlindungi dari Covid-19, antara lain:

1. Vaksin Pfizer

Jika Anda menerima vaksin Pfizer, Anda akan diberikan dua suntikan, berselang sekitar 21 hari atau tiga minggu. “Individu biasanya dianggap divaksinasi penuh dua minggu setelah dosis kedua vaksin Pfizer,” Dr. Robert Quigley, M.D., direktur medis global dari perusahaan mitigasi risiko medis dan keamanan International SOS.

2. Vaksin Sinovac

Menurut Prof. dr. Sri Rezeki Hadinegoro dari Indonesia in Technical Advisory Group in Immunization (ITAGI) dalam Konferensi Pers bersama BPOM pada Senin (11/1/2021) menyatakan bahwa penerima vaksin tak akan langsung aman.

Pasalnya menurut Profesor Sri, usai dua suntikan dosis vaksin seseorang membutuhkan waktu kurang lebih dua minggu hingga satu bulan untuk mengembangkan antibodi.

3. Vaksin Moderna

Seperti Pfizer, orang dengan vaksin Moderna akan dianggap terlindungi sepenuhnya 14 hari setelah suntikan kedua. Menurut penelitian Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakir Amerika Serikat (CDC), vaksin Moderna dan Pfizer 90 persen melindungi dari Covid-19 dua minggu setelah suntikan kedua.

baca juga
Vaksin moderna (VOA Indonesia)
Vaksin moderna (VOA Indonesia)

4. Vaksin Johnson & Johnson

Suntikan vaksin Covid-19 Johnson & Johnson hanya satu dosis. Anda dianggap divaksinasi penuh dua minggu atau 14 hari setelah vaksinasi Johnson & Johnson. 

Data dari Johnson & Johnson yang diterbitkan di New England Journal of Medicine pada Januari 2021 menunjukkan bahwa perlindungan vaksinnya terhadap Covid-19 yang serius juga tumbuh seiring waktu di mana menjadi paling efektif setelah 28 hari pasca-suntikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Ramadan, Saudi Izinkan Jemaah yang Sudah Divaksin untuk Umrah

Mulai Ramadan, Saudi Izinkan Jemaah yang Sudah Divaksin untuk Umrah

News | Selasa, 06 April 2021 | 15:03 WIB

Angka Penularan Covid-19 Mereda, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Angka Penularan Covid-19 Mereda, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Bisnis | Selasa, 06 April 2021 | 14:56 WIB

Dinkes Sleman Pastikan Lanjutan Vaksinasi Saat Ramadan Digelar Siang Hari

Dinkes Sleman Pastikan Lanjutan Vaksinasi Saat Ramadan Digelar Siang Hari

Jogja | Selasa, 06 April 2021 | 14:50 WIB

Terkini

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:37 WIB

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:31 WIB

Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP

Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:29 WIB

Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya

Polisi Sita Parang hingga Golok Jelang Aksi Ribuan PSHT di Surabaya

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:20 WIB

Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online

Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08 WIB

Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya

Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08 WIB

5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?

5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:05 WIB

Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa

Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:59 WIB

Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan

Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:59 WIB

×