Klaim Antibodi Tinggi, Presiden Meksiko: Saya Tak Perlu Divaksin Covid-19

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 06 April 2021 | 14:36 WIB
Klaim Antibodi Tinggi, Presiden Meksiko: Saya Tak Perlu Divaksin Covid-19
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador

Suara.com - Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador menyatakan pada Senin (5/4/2021) bahwa ia tidak akan menerima vaksin COVID-19. Hal tersebut lantaran tim dokternya menyebut ia masih memiliki antibodi tinggi sejak terinfeksi pada Januari lalu.

“Saya memiliki tingkat antibodi yang cukup dan saat ini saya tidak perlu divaksinasi (Covid-19),” kata Presiden Andrés Manuel López Obrador, seperti dikutip dari The Associated Press, Selasa (6/4/2021).

Presiden López Obrador seharusnya menerima suntikan vaksin AstraZeneca minggu lalu, bila menyesuaikan dengan alamatnya yang berada di pusat kota.

Berulang kali ia mengatakan bahwa dirinya akan menunggu giliran untuk mendapatkan vaksin dan menegaskan bahwa ia tidak ingin hal tersebut menjadi sebuah “tontonan”.

Pada akhir Maret, López Obrador mengumumkan bahwa ia akan menerima suntikan vaksin pertama bersama dengan warga Meksiko lainnya yang berusia 60 tahun ke atas di pusat kota Mexico City.

Namun, kini ia mengatakan bahwa tim dokternya yang kedua menyebut ia tidak perlu melakukan vaksinasi.

“Mereka (dokter) meninjau hasil saya dan sampai pada kesimpulan bahwa saya memiliki cukup antibodi dan tidak penting bagi saya untuk mendapatkan vaksinasi untuk saat ini,” kata Presiden López Obrador, seperti dikutip dari Aljazeera, Selasa (6/4/2021).

Sejauh ini, Meksiko telah menerima 14,7 juta dosis vaksin dari beberapa merek, dan sekitar 9 juta penduduk tercatat sudah divaksinasi. Namun jumlah tersebut masih sangat kecil bila dibandingkan dengan total keseluruhan penduduknya yang mencapai 126 juta jiwa.

Sebelumnya, Presiden López Obrador menerima berbagai kritik pada awal pandemi lantaran tidak menyampaikan gentingnya situasi pandemi. Ia secara konsisten menolak opsi lockdown yang justru berlawanan dengan negara-negara lain. Saat itu, López Obrador menyebut kebijakan semacam itu sebagai bentuk “otoriter”.

baca juga

Hingga kini, Meksiko telah mencatat lebih dari 2 juta kasus COVID-19 terkonfirmasi dengan 204.000 ribu kematian. Pemerintah mengatakan jumlah yang sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi dari ini.

(Maulida Balqis)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Lambat, Baru 8,2 Persen Lansia Divaksinasi Covid-19

Pemerintah Lambat, Baru 8,2 Persen Lansia Divaksinasi Covid-19

News | Selasa, 06 April 2021 | 13:41 WIB

Berapa Lama Kekebalan Vaksin Covid-19 Bisa Bertahan ? Ini Kata Peneliti

Berapa Lama Kekebalan Vaksin Covid-19 Bisa Bertahan ? Ini Kata Peneliti

Health | Selasa, 06 April 2021 | 13:45 WIB

Tak Capai Target, Angka Vaksinasi Covid-19 Lansia di Indonesia Masih Rendah

Tak Capai Target, Angka Vaksinasi Covid-19 Lansia di Indonesia Masih Rendah

Health | Selasa, 06 April 2021 | 13:20 WIB

Arab Saudi Izinkan Ibadah Umrah, Hanya Bagi yang Sudah Divaksin Covid-19

Arab Saudi Izinkan Ibadah Umrah, Hanya Bagi yang Sudah Divaksin Covid-19

News | Selasa, 06 April 2021 | 13:34 WIB

Terkini

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

PPN Pembalut Bukan Aturan Baru, Lantas Mengapa Baru Ramai Dipersoalkan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Gas Impor dari Indonesia

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Laba Emiten MARK Naik 46,1 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Tone Up Gel Emina untuk Apa? Ini Manfaat, Kandungan, dan Harganya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Kerinduan Saya pada Panggung Teater yang Akhirnya Terbayar di Surabaya

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

×