Vaksin AstraZeneca, Ahli Tak Heran Kasus Pembekuan Darah pada Dewasa Muda!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 07 April 2021 | 15:53 WIB
Vaksin AstraZeneca, Ahli Tak Heran Kasus Pembekuan Darah pada Dewasa Muda!
Ilustrasi vaksin AstraZeneca (Kolase foto/Unsplash/dok. istimewa)

Suara.com - Belakangan, ada beberapa laporan tentang kasus pembekuan darah langka yang menyerang orang lebih muda, terutama wanita usia di bawah 55 tahun setelah suntik vaksin Covid-19 AstraZeneca.

Hubungan antara pembekuan darah dengan vaksin AstraZeneca memang belum jelas. Tapi, Paul Hunter, ahli mikrobiologi medis di Universitas East Anglia, mengatakan risiko pembekuan darah setelah vaksin Covid-19 pada orang yang lebih muda itu tidak mengejutkan.

"Tidak mengherankan kalua thrombosis sinus vena serebral (CVST) itu rentan pada orang yang lebih muda dan wanita yang lebih muda daripada kelompok usia lain," kata Paul Hunter dikutip dari Express.

Paul Hunter menjelaskan bahwa CVST adalah penyakit yang sangat jarang atau langka. Kasus ini terjadi sekitar 2 hingga 5 kasus per juta orang setiap tahunnya.

"Kasus ini masih sangat langka dan tidak umum pada orang yang vaksinasi, tetapi ada sesuatu yang perlu dicermati," kata Paulnya.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

CVST terjadi ketika gumpalan darah terbentuk di sinus vena otak, yakni gumpalan yang mencegah darah mengalir keluar dari otak. MHRA mengatakan telah menerima 22 laporan CVST dan 8 laporan thrombosis lain dengan trombosit rendah setelah vaksin AstraZeneca.

Meski begitu, Paul Hunter tetap menekankan manfaat yang luar biasa dari vaksin AstraZeneca. Paul Hunter menambahkan bahwa vaksin AstraZeneca bisa menjadi pilihan orang-orang yang lebih muda untuk melawan virus corona Covid-19.

Namun, sejumlah negara telah mengambil keputusan untuk membatasi peluncuran vaksin AstraZeneca untuk orang yang lebih muda, karena kasus pembekuan darah tersebut.

Kementerian Kesehatan Belanda mengatakan tindakan pencegahan diambil setelah ada laporan 5 kasus pembekuan darah yang dikombinasi dengan jumlah trombosit rendah pada wanita usia 25 dan 65 tahun.

baca juga

Keputusan Kementerian Kesehatan Belanda ini mengikuti keputusan Jerman untuk menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca pada orang usia di bawah 60 tahun akibat pembekuan darah.

Saat ini, sudah ada 31 kasus CVST dan 9 kematian dari 2,7 juta orang yang sudah vaksinasi. Hampir semua kasus yang dilaporkan menimpa wanita muda dan paruh baya.

European Medicines Agency (EMA) telah berusaha melakukan penyelidikan terhadap hubungan tersebut tetapi tidak menemukan hubungan sebab akibat.

"Karena kejadian ini jarang terjadi dan Covid-19 sendiri sering menyebabkan pembekuan darah pada pasien, sulit untuk memperkirakan penyebab kondisi ini pada orang yang belum vaksinasi," jelas EMA.

Namun, vaksin Covid-19 telah terbukti mampu mengurangi jumlah kasus rawat inap dan kematian akibat virus corona Covid-19. Bahkan, kecil kemungkinannya seseorang mengalami pembekuan darah akibat vaksin Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khawatir Pembekuan Darah, Uji Coba Vaksin AstraZeneca pada Anak Dihentikan!

Khawatir Pembekuan Darah, Uji Coba Vaksin AstraZeneca pada Anak Dihentikan!

Health | Rabu, 07 April 2021 | 14:32 WIB

Waspadai Pembekuan Darah, Inggris Bakal Larang Vaksin AstraZeneca?

Waspadai Pembekuan Darah, Inggris Bakal Larang Vaksin AstraZeneca?

Health | Rabu, 07 April 2021 | 01:05 WIB

Terimbas Pembatasan Ekspor, Australia Kekurangan Stok Vaksin AstraZeneca

Terimbas Pembatasan Ekspor, Australia Kekurangan Stok Vaksin AstraZeneca

Health | Selasa, 06 April 2021 | 23:36 WIB

Terkini

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

5 Cara Membiasakan Anak Menjaga Kebersihan Tangan di Sekolah

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Kaya Buah, tapi Tak Selalu Terjangkau: Menggugat Sistem Pangan Indonesia

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Menengok Jejak Perpaduan Budaya dalam Musik Indonesia lewat Pameran Popularia

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Tantangan Media: Menangkap Nilai Pasar, Menjaga Demokrasi

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Indeks CFX10 Turun Tipis 0,17%, Aset Kripto Ethereum Anjlok

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Eric Bauza, Pengisi Suara Ikonik Bugs Bunny Meninggal Dunia

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:03 WIB

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Halmahera Hingga Batam Dilirik Bahlil Jadi Lokasi Pengembangan Pembangkit Listrik Nuklir

Halmahera Hingga Batam Dilirik Bahlil Jadi Lokasi Pengembangan Pembangkit Listrik Nuklir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×