Berdampak Buruk pada Kesehatan, Hindari 5 Kesalahan Jalan Kaki Ini!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 08 April 2021 | 20:42 WIB
Berdampak Buruk pada Kesehatan, Hindari 5 Kesalahan Jalan Kaki Ini!
Ilustrasi Berjalan Kaki, jalan kaki (Pexels/Yogendra)

Suara.com - Jalan kaki adalah olahraga ringan yang efektif dan lumayan berdampak untuk membantu tubuh tetap sehat tanpa harus melakukan aktivitas fisik berat.

Tapi, kesalahan kecil ketika berjalan kaki justru bisa mengganggu kesehatan Anda. Seperti tidak menggunakan otot dengan benar atau melangkah terlalu lebar.

Jika Anda tidak menyadari kondisi itu, Anda mungkin akan merasakan sakit dan nyeri akibat kebiasaan jalan kaki yang buruk. Berikut ini dilansir dari Bright Side, 5 kebiasaan jalan kaki yang sering diabaikan.

1. Postur tubuh terlalu condong ke depan

Banyak orang kurang memperhatikan postur tubuhnya ketika jalan kaki. Padahal postur tubuh yang terlalu condong ke depan atau belakang bisa memberi tekanan pada panggul sehingga bisa menyebabkan masalah jangka panjang, seperti nyeri punggung dan panggul.

Karena itu, Anda disarankan berjalan dalam posisi berdiri tegak dengan bahu rileks. Posisi ini akan membantu kesejajaran tubuh dan tidak akan membebani panggul serta punggung bagian bawah.

Ilustrasi jalan kaki. (Shutterstock)
Ilustrasi jalan kaki. (Shutterstock)

2. Berjalan dengan posisi kaki rata atau menggunakan bagian depan kaki

Saat Anda melangkahkan kaki, sebaiknya letakkan bagian tumit ke lantai lebih dulu daripada melangkah dalam posisi telapak kaki rata atau ujung kaki lebih dulu. Karena, cara yang salah bisa membuat ketidaknyamanan.

Selain itu, melangkah dengan posisi telapak kaki rata bisa menyebabkan nyeri di panggul, lutut dan pergelangan kaki karena menyerap banyak guncangan dan beban. Jika Anda melakah dan menginjakan bagian ujung kaki lebih dulu, maka itu bisa menyebabkan masalah pada tendon.

3. Tidak melibatkan otot inti atau perut

Banyak orang kurang memperhatikan otot inti atau perut ketika berjalan. Padahal otot ini cukup penting untuk menopang berat badan dan menjaga keseimbangan.

Sehingga mengencangkan otot perut saat berjalan, akan membuatnya tetap kuat untuk mencegah nyeri punggung bawah dan memperbaiki postur tubuh.

4. Posisi bahu lebih tinggi

Posisi bahu yang lebih tinggi ketika berjalan bisa menyebabkan nyeri leher dan bahu karena otot terkunci. Cobalah untuk merilekskan bahu dan tarik ke belakang sehingga Anda memiliki punggung yang melengkung.

Tapi, jangan paksakan bahu lebih condong ke belakang atau mendorong dada dan pantat Anda, karena bisa menyebabkan nyeri otot.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Waktu yang Tepat untuk Olahraga saat Puasa? Buruan Cek di Sini!

Kapan Waktu yang Tepat untuk Olahraga saat Puasa? Buruan Cek di Sini!

Your Say | Kamis, 08 April 2021 | 15:16 WIB

Banjarbaru Bakal Punya Stadion Megah, Begini Bocoran Desainnya

Banjarbaru Bakal Punya Stadion Megah, Begini Bocoran Desainnya

Kalbar | Kamis, 08 April 2021 | 13:21 WIB

Penderita Nyeri Kronis Harus Lakukan Terapi Fisik, Bukan Minum Analgesik

Penderita Nyeri Kronis Harus Lakukan Terapi Fisik, Bukan Minum Analgesik

Health | Kamis, 08 April 2021 | 08:51 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB