Pengaruhi Angka Stunting Nasional, Perhatikan Asupan Gizi Anak Remaja Anda

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 09 April 2021 | 21:00 WIB
Pengaruhi Angka Stunting Nasional, Perhatikan Asupan Gizi Anak Remaja Anda
Ilustrasi makanan sehat. (Shuttertock)

Suara.com - Stunting masih menjadi masalah kesehatan pada anak yang butuh perhatian di Indonesia. Status gizi anak sangat penting dalam menentukan angka stunting.

Di sisi lain, gizi yang diperoleh anak juga dipengaruhi oleh pola asuh yang di terapkan orangtua. Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, spesialis Gizi Klinik, FKUI - RS Cipto Mangunkuso pun menjelaskan salah satu cara mencegah anak mengalami stunting.

Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, menjelaskan bahwa masa remaja adalah masa transisi dari anak ke dewasa dengan rentang usia 9 atau 10 tahun hingga 19 tahun.

Masa transisi atau masa remaja ini merupakan usia pertumbuhan dan perkembangan anak yang lebih cepat dibandingkan kelompok usia lain, kecuali satu tahun pertama kehidupannya.

Jadi, asupan gizi yang optimal akan memengaruhi status gizi dan kesehatan anak di masa mendatang. Bila anak remaja perempuan tidak mendapatkan asupan gizi optimal akan berisiko melahirkan bayi BBLR atau stunting atau memiliki gangguan kesehatan.

Ilustrasi makanan olahan, makanan bergizi [shutterstock]
Ilustrasi makanan olahan, makanan bergizi [shutterstock]

"Perubahan pola hidup, malas sarapan dan lebih senang jajan adalah masalah yang sering terjadi pada fase ini. Anak remaja juga lebih suka makan bersama temannya, mengonsumsi junk food yang masih diragukan nilai kesehatannya," kata Dr. dr. Fiastuti Witjaksono dalam webinar "Kecukupan Gizi Remaja Kunci Utama Pencegahan Stunting" oleh YAICI, pada Jumat (9/4/2021).

Sedangkan, efek asupan gizi yang tidak optimal akan menyebabkan remaja itu sendiri berisiko menderita penyakit tidak menular. Tapi, ini bukanlah salah anak-anak sepenuhnya.

Konsumsi makanan atau minuman manis, berlemak, mengandung penyedap rasa dan konsumsi makanan olahan telah menjadi perilaku masyarakat secara umum.

Apalagi promosi produk makanan dan minuman ini membangun tren milenial yang tidak memperhatikan nilai kesehatan. Belum lagi, tingkat aktivitas fisik anak-anak cenderung lebih rendah.

baca juga

"Padahal remaja butuh nutrisi yang sesuai kebutuhan pertumbuhannya disertai olahraga dan istirahat yang cukup," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Ini Syok Protes Harga Makanan Mahal, Publik Kesal Pas Lihat Notanya

Pria Ini Syok Protes Harga Makanan Mahal, Publik Kesal Pas Lihat Notanya

Hits | Jum'at, 09 April 2021 | 16:45 WIB

Mati-Matian Bertahan Hidup, 3 Bersaudara Yatim Piatu Ini Sampai Kurang Gizi

Mati-Matian Bertahan Hidup, 3 Bersaudara Yatim Piatu Ini Sampai Kurang Gizi

Hits | Jum'at, 09 April 2021 | 14:55 WIB

Bikin Miris! Anak di Bawah Umur Kepergok Kumpul Kebo di Rumah Indekos

Bikin Miris! Anak di Bawah Umur Kepergok Kumpul Kebo di Rumah Indekos

Jatim | Jum'at, 09 April 2021 | 13:08 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×