Studi: Covid-19 Jangka Panjang Pengaruhi Paru, Picu Kelelahan dan Sesak

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Minggu, 11 April 2021 | 09:23 WIB
Studi: Covid-19 Jangka Panjang Pengaruhi Paru, Picu Kelelahan dan Sesak
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Sebuah studi nasional di Inggris menyelidiki efek jangka panjang kerusakan paru-paru yang disebabkan oleh Covid-19. Penelitian tersebut dipimpin oleh para peneliti di Imperial College London.

Melansir dari Independent, studi UK Interstitial Lung Disease Long-Covid19 (UKILD-Long COVID) tersebut menyelidiki peradangan paru-paru dan jaringan parut untuk mengembangkan strategi pengobatan dan mencegah kecacatan di antara penderita Covid-19 jangka panjang.

Orang yang menderita Covid-19 jangka panjang telah melaporkan gejala kerusakan paru-paru, termasuk sesak napas, batuk, kelelahan, dan kemampuan terbatas untuk berolahraga selama berbulan-bulan setelah mereka terinfeksi penyakit tersebut.

Data dari Office for National Statistics (ONS) menunjukkan lebih dari satu juta orang di Inggris menderita gejala Covid-19 jangka panjang.

ONS menemukan gejala tersebut berdampak pada kehidupan sehari-hari 674.000 orang dengan hampir 200.000 orang melaporkan kemampuan mereka untuk melakukan aktivitas normal sangat terbatas. Menurut UK Research and Innovation (UKRI), kasus Covid-19 yang parah dapat menyebabkan jaringan parut di paru-paru, yang menyebabkan kekakuan serta membuat sulit bernapas.

Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Bukti awal menunjukkan bahwa kerusakan paru-paru terjadi pada sekitar 20 persen pasien Covid-19 yang keluar dari rumah sakit. Namun, pengaruhnya terhadap orang-orang yang mengalami Covid-19 jangka panjang di masyarakat masih belum jelas.

"Ini adalah penelitian ambisius yang akan membantu kita memahami seberapa umum dan parah konsekuensi paru-paru jangka panjang dari Covid-19 yang akan membantu  mengembangkan pendekatan pengobatan baru untuk orang yang menderita peradangan paru-paru," kata Profesor Gisli Jenkins yang memimpin penelitian tersebut.

"Sesak napas adalah masalah besar bagi banyak penderita Covid-19 jangka panjang," imbuhnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Kecil Kerupuk Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Industri Kecil Kerupuk Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Foto | Minggu, 11 April 2021 | 09:02 WIB

Studi: Paparan Sinar Matahari Tinggi, Kematian Covid-19 Lebih Rendah

Studi: Paparan Sinar Matahari Tinggi, Kematian Covid-19 Lebih Rendah

Health | Minggu, 11 April 2021 | 08:44 WIB

Distribusi Vaksin Covid 19 Empat Wilayah di Sumsel Ini Disetop

Distribusi Vaksin Covid 19 Empat Wilayah di Sumsel Ini Disetop

Sumsel | Minggu, 11 April 2021 | 08:02 WIB

Terkini

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Tanpa Pemain Asing, IBL All Indonesian 2026 Jadi Kesempatan Emas Pebasket Lokal

Sport | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Libur Nataru 2026 Naik Pesawat dan Kapal Bakal Dapat Diskon 30%

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:42 WIB

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional

Kalbar | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:11 WIB

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional 2025, Dorong Talenta Muda Berkembang

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Inchcape GWM Indonesia Resmikan Dealer di Yogyakarta, Tawarkan Layanan Penjualan hingga Servis

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Kevin Diks Absen, Borussia Monchengladbach Terancam Cetak Rekor Buruk Bundesliga

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

Polisi Usut 20 Korporasi dalam Kasus Karhutla Sumsel, Ratusan Hektare Lahan Disegel

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026

BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026

Batam | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:57 WIB

×