Studi: Antidepresan selama Kehamilan Tak Berefek Langsung pada Janin

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 13 April 2021 | 07:58 WIB
Studi: Antidepresan selama Kehamilan Tak Berefek Langsung pada Janin
Ibu Hamil (Envato)

Suara.com - Gangguan depresi mayor sangat umum terjadi, bahkan di antara perempuan hamil. Setidaknya satu dari lima orang mengalami episode depresi mayor di beberapa titik dalam hidup mereka dan hampir dua kali lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada pria.

Melansir dari Medical Xpress, antidepresan biasanya diberikan sebagai pengobatan  pertama untuk depresi, termasuk selama kehamilan, baik untuk mencegah kambuhnya depresi atau sebagai pengobatan akut pada pasien yang baru mengalami depresi.

Penggunaan antidepresan melewati plasenta dan sawar darah-otak, ada kekhawatiran tentang potensi efek jangka panjang dari paparan antidepresan intrauterin pada janin.

Menggunakan Daftar Nasional Denmark untuk mengikuti lebih dari 42.000 bayi tunggal yang lahir selama 1998 hingga 2011 selama 18 tahun, para peneliti di Fakultas Kedokteran Icahn di Mount Sinai menyelidiki apakah paparan antidepresan dalam rahim akan meningkatkan risiko mengembangkan gangguan afektif seperti depresi dan kecemasan pada anak. Penelitian ini telah diterbitkan pada 5 April di Neuropsychopharmacology.

Para ilmuwan menemukan bahwa anak-anak yang ibunya terus menggunakan antidepresan selama kehamilan memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan afektif daripada anak-anak yang ibunya berhenti minum antidepresan sebelum kehamilan. Namun, belum jelas apakah masalah mental atau antidepresan yang terkait dengan risiko anak mengembangkan gangguan afektif.

Peneliti juga menemukan bahwa anak-anak dari ayah yang mengonsumsi antidepresan selama kehamilan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan afektif. Dengan demikian, tim peneliti berspekulasi bahwa alih-alih berasal dari antidepresan, kemungkinan besar masalah anak disebabkan oleh penyakit mental orang tua yang membuat mereka menggunakan antidepresan.

Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]
Ilustrasi ibu hamil. [Shutterstock]

"Sekitar setengah dari perempuan yang menggunakan antidepresan sebelum kehamilan memutuskan untuk menghentikan penggunaan baik sebelum atau selama kehamilan karena kekhawatiran tentang konsekuensi negatif bagi anak mereka," kata Anna-Sophie Romel, Ph.D., instruktur di Departemen Psikiatri di Icahn Mount Sinai dan penulis pertama makalah.

"Studi kami tidak memberikan bukti  hubungan kausal antara paparan antidepresan dalam rahim dan gangguan afektif pada anak. Jadi, sementara efek jangka panjang lainnya dari paparan intrauterin terhadap antidepresan masih harus diselidiki," imbuhnya.

Penelitian ini mendukung kelanjutan penggunaan antidepresan untuk perempuan hamil. Hal ini disebabkan karena penyakit kejiwaan yang tidak diobati selama kehamilan dapat memiliki konsekuensi negatif pada kesehatan dan perkembangan anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita Ini Coba Makanan Aneh Orang Ngidam, Salah Satunya Salmon Oreo

Wanita Ini Coba Makanan Aneh Orang Ngidam, Salah Satunya Salmon Oreo

Lifestyle | Senin, 12 April 2021 | 16:44 WIB

Pasangan Menikah Muda Dilarang Hamil Cepat, Ini Alasannya

Pasangan Menikah Muda Dilarang Hamil Cepat, Ini Alasannya

Sumbar | Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB

Lari Tak Berbahaya untuk Janin, Yuk Tetap Olahraga saat Hamil

Lari Tak Berbahaya untuk Janin, Yuk Tetap Olahraga saat Hamil

Health | Senin, 12 April 2021 | 10:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB