Tanpa Makan dan Minum, Ini Cara Mengatasi Cegukan Saat Berpuasa

Risna Halidi | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 14 April 2021 | 15:10 WIB
Tanpa Makan dan Minum, Ini Cara Mengatasi Cegukan Saat Berpuasa
ilustrasi cegukan

Suara.com - Meski tak berbahaya, namun cegukan dianggap cukup mengganggu. Biasanya cegukan dapat diatasi dengan beberapa metode yang melibatkan makan dan minum. Namun, bagaimana ya kita mengatasi cegukan saat sedang berpuasa?

Sebelum ke sana, cegukan secara medis dikenal sebagai synchronous diaphragmatic flutter (SDF) atau singultus.

Dari segi fisiologi, cegukan terjadi ketika diafragma tiba-tiba berkontraksi tanpa disengaja, dan pada saat yang sama, kotak suara berkontraksi dan pita suara menutup, secara efektif hal tersebut menghalangi aliran udara.

Nah di bawah ini adalah beberapa tips dan pengobatan rumahan untuk mengatasi cegukan yang direkomendasikan oleh NHS dan CDC, selain makan dan minum selama berpuasa, yang dilansir Medical News Today.

Ilustrasi sakit atau radang tenggorokan, cegukan. (Shutterstock)
Ilustrasi cegukan. (Shutterstock)

1. Tahan napas
Kamu bisa menarik napas dan tahan selama sekitar 10 detik, lalu keluarkan perlahan. Ulangi tiga atau empat kali. Kemudian ulangi 20 menit kemudian.

2. Bernapas menggunakan kantong kertas
Selain cara di atas, cobalah bernapas ke dalam kantong kertas, penting untuk tidak menutupi kepala dengan kantong.

3. Ubah postur sambil bernapas
Cara lainnya adalah dengan mendekatkan lutut ke dada dengan cara memeluknya selama 2 menit. Lalu bernapas secara perlahan.

4. Kompres dada
Kamu juga bisa dengan lembut mengompres dada sambil mencondongkan tubuh ke arah depan.

5. Titik tekanan
Tarik lidah pegang ujung lidah di jari-jari dan tarik. Ini merangsang saraf vagus dan meredakan kejang diafragma, yang terkadang dapat menghentikan cegukan.

6. Tekan diafragma dengan lembut.
Beri tekanan lembut di setiap sisi hidung saat menelan.

7. Jangan memikirkannya
Dalam sebagian besar kasus, cegukan akan hilang dengan sendirinya. Beberapa orang mengatakan bahwa hanya dengan menunggu dan tidak memikirkannya, masalah kemungkinan besar akan selesai lebih cepat.

8. Pengobatan
Jika cegukan terus berlanjut, dokter mungkin akan meresepkan obat. Ini sering terjadi jika pasien:

  • Tidak bisa makan dengan benar dan menurunkan berat badan
  • Tidur tidak normal atau mengalami insomnia
  • Menampilkan tanda dan gejala depresi klinis

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Menu Sahur yang Bakal Bikin Kamu Kuat Berpuasa Seharian

5 Menu Sahur yang Bakal Bikin Kamu Kuat Berpuasa Seharian

Your Say | Rabu, 14 April 2021 | 12:08 WIB

Ayo Berbuka Puasa dengan Kurma, Ini 5 Manfaatnya

Ayo Berbuka Puasa dengan Kurma, Ini 5 Manfaatnya

Your Say | Rabu, 14 April 2021 | 11:09 WIB

Cara Puasa Aman bagi Pasien Jantung dan Diabetes, Begini Imbauan Ahli

Cara Puasa Aman bagi Pasien Jantung dan Diabetes, Begini Imbauan Ahli

Health | Selasa, 13 April 2021 | 19:25 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB