Penting, Asupan Probiotik yang Seimbang Dapat Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 16 April 2021 | 14:30 WIB
Penting, Asupan Probiotik yang Seimbang Dapat Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Ilustrasi yoghurt (Shutterstock)

Suara.com - Sistem kekebalan tubuh yang bagus sangat penting untuk menjaga kesehatan, dan satu hal yang terbukti untuk mendukungnya adalah probiotik.

Banyak penelitian menemukan 'bakteri baik' ini dapat membantu menyeimbangkan flora usus, membantu menghasilkan zat pelindung yang dapat 'menghidupkan' sistem kekebalan untuk melawan patogen.

Profesor mikrobiologi makanan di University of Reading yang mempelajari probiotik dan prebiotik secara ekstensif, Glenn Gibson, mengatakan probiotik memiliki banyak manfaat.

"Ini termasuk meningkatkan perlindungan terhadap gastroenteritis, mengurangi peradangan dan meningkatkan kekebalan. Probiotik pandai merangsang kekebalan non-spesifik di usus," jelas Gibson, dilansir Independent.

Sementara itu, ada beberapa bukti bahwa probiotik bermanfaat dalam mengurangi kolesterol, tekanan darah, dan membantu mengontrol penyakit kronis.

Ilustrasi mengonsumsi yogurt, salah satu makanan yang mengandung probiotik. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi mengonsumsi yogurt, salah satu makanan yang mengandung probiotik. (Sumber: Shutterstock)

"Banyak kondisi kesehatan kronis, termasuk diabetes tipe 2, obesitas, penyakit radang usus, dan kanker usus, telah dikaitkan dengan ketidakseimbangan bakteri usus atau disbiosis," ujar Carrie Ruxton, ahli diet untuk Health and Food Supplements Information Service Inggris.

Probiotik banyak ditemukan dalam makanan fermentasi, seperti kefir, kombucha, kimchi, tempe, miso, serta yoghurt. Selain itu, probiotik juga dapat ditemukan dalam suplemen dan minuman khusus, misalnya Yakult.

Menurut Ruxton, mengonsumsi cukup makanan dengan memasukkan sumber alami, dan mengonsumsi makanan kaya serat dapat membantu mendapatkan cukup probiotik.

"Serat membantu menjaga usus dalam kondisi baik dan 'bekerja sama' dengan bakteri ramah," kata Ruxton.

"Suplemen, atau minuman probiotik, dapat dikonsumsi jika pola makan Anda tidak sempurna, atau jika usus Anda membutuhkan dukungan ekstra. Misalnya, Anda baru saja mengonsumsi antibiotik," lanjutnya.

Gibson mengatakan probiotik yang mengandung lactobacillus dan bifidobacteria adalah yang paling banyak diteliti dan memiliki catatan keamanan serta kemanjuran terbaik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bolehkah Probiotik Dikonsumsi Setiap Hari? Ini Kata Ahli Gizi

Bolehkah Probiotik Dikonsumsi Setiap Hari? Ini Kata Ahli Gizi

Health | Minggu, 04 April 2021 | 04:10 WIB

Selain Menyehatkan Usus, Bisakah Suplemen Probiotik Menurunkan Berat Badan?

Selain Menyehatkan Usus, Bisakah Suplemen Probiotik Menurunkan Berat Badan?

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 15:30 WIB

Probiotik hingga Daun Kelor, Kandungan Skincare yang akan Jadi Tren di 2021

Probiotik hingga Daun Kelor, Kandungan Skincare yang akan Jadi Tren di 2021

Jabar | Kamis, 07 Januari 2021 | 13:13 WIB

Terkini

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB