Selain Menyehatkan Usus, Bisakah Suplemen Probiotik Menurunkan Berat Badan?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 23 Februari 2021 | 15:30 WIB
Selain Menyehatkan Usus, Bisakah Suplemen Probiotik Menurunkan Berat Badan?
Ilustrasi wanita obesitas (Shutterstock)

Suara.com - Probiotik merupakan salah satu suplemen nutrisi paling populer di pasaran karena memiliki beragam manfaat, termasuk peningkatan kesehatan usus dan fungsi kekebalan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan probiotik dapat memengaruhi penurunan berat badan. Namun masih ada kekhawatiran terkait penggunaannya.

Berdasarkan Medical News Today, suplemen probiotik mengandung bakteri hidup dalam dosis besar, biasanya Lactobacilli dan Bifidobacteria, yang dapat meningkatkan komposisi bakteri usus besar dan membuat tubuh lebih sehat.

Sebuah artikel 2020 menunjukkan probiotik mungkin dapat menjadi pengobatan potensial untuk kelebihan berat badan dan obesitas.

Sebelumnya, tinjauan sistematis dan meta-analisis 2018 yang mencakup 12 uji coba terkontrol acak (RCT) dan 821 peserta menemukan orang yang mengonsumsi suplemen probiotik mengalami penurunan berat badan, lingkar pinggang, dan lemak tubuh.

lemak perut, obesitas, perut buncit (Pixabay/jarmoluk)
lemak perut, obesitas, perut buncit (Pixabay/jarmoluk)

Tidak hanya itu, peserta juga menjadi memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang lebih baik daripada kelompok kontrol.

Tinjauan sistematis dan meta-analisis pada 2019 yang mencakup 105 artikel dan 6.826 peserta juga menemukan pengobatan probiotik menyebabkan penurunan lemak tubuh, lingkar pinggang, dan IMT.

Menurut tinjauan 2019 ini, sebagian besar kondisi perbaikan tersebut hasil dari pengobatan suplemen probiotik yang mengandung bifidobacteria (B. breve , B. longum), Streptococcus salivarius subsp. thermophilus dan lactobacilli (L. acidophilus, L. casei, dan L. delbrueckii).

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat membantu melindungi dari penambahan berat badan.

Menurut peneliti, probiotik dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara:

1. Meningkatkan jumlah bakteri penghasil asam lemak rantai pendek (SCFA), yang membantu oksidasi asam lemak dan menurunkan penyimpanan lemak.
2. Mengurangi inflamasi dengan mengurangi jumlah produsen lipopolisakarida (LPS).
3. Mempengaruhi nafsu makan dan metabolisme
4. Mengurangi penumpukan lemak
5. Mengatur gen pro-inflamasi
6. Meningkatkan sensitivitas insulin

Namun, penting untuk diingat bahwa penelitian yang menyelidiki potensi efek probiotik pada penurunan berat badan sedang berlangsung. Jadi, ilmuwan belum mengetahui bagaimana mekanisme pastinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Probiotik hingga Daun Kelor, Kandungan Skincare yang akan Jadi Tren di 2021

Probiotik hingga Daun Kelor, Kandungan Skincare yang akan Jadi Tren di 2021

Jabar | Kamis, 07 Januari 2021 | 13:13 WIB

Kuahnya Pakai Minuman Probiotik, Tren Makan Mi Instan Ini Bikin Ngelus Dada

Kuahnya Pakai Minuman Probiotik, Tren Makan Mi Instan Ini Bikin Ngelus Dada

Lifestyle | Rabu, 02 Desember 2020 | 08:48 WIB

Beragam Manfaat Probiotik untuk Bayi, Salah Satunya Tingkatkan Imunitas

Beragam Manfaat Probiotik untuk Bayi, Salah Satunya Tingkatkan Imunitas

Health | Kamis, 26 November 2020 | 12:55 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB