Olahraga Terbaik Saat Puasa dan Waktu yang Tepat untuk Melakukannya

Vania Rossa | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 16 April 2021 | 19:26 WIB
Olahraga Terbaik Saat Puasa dan Waktu yang Tepat untuk Melakukannya
Ilustrasi olahraga. (Shutterstock)

Suara.com - Olahraga adalah bagian kegiatan yang sangat penting dilakukan untuk menjaga tubuh tetap bugar dan sehat, termasuk saat puasa. Tapi, banyak orang yang bingung memilih olahraga terbaik saat puasa, dan waktu yang tepat untuk melakukannya.

Terlepas dari fakta bahwa kita mengalami kekurangan energi saat puasa, olahraga sangatlah disarankan untuk menjaga fisik tetap aktif dan bugar. Dilansir melalui Okadok, berikut pilihan waktu yang terbaik untuk berolahraga bagi umat muslim yang tengah menjalani ibadah puasa.

Satu jam sebelum buka puasa
Berolahraga 1 jam sebelum buka puasa paling sering direkomendasikan, karena Anda dapat dengan cepat mengisi kembali energi dan cairan yang hilang di waktu berbuka puasa. Dengan melakukan hal tersebut, Anda bisa menikmati manfaat berolahraga dengan perut kosong, yaitu membakar lemak dan menurunkan berat badan.

Jika Anda memilih waktu latihan menjelang buka puasa, beberapa jenis latihan yang bisa Anda jalani adalah latihan kekuatan dengan pengulangan dan beban yang rendah, serta lakukan banyak peregangan. Jogging ringan atau jalan cepat juga bisa dilakukan.

Setelah Buka Puasa
Berolahraga 2-3 jam setelah berbuka puasa juga bisa jadi pilihan jika Anda tidak punya tenaga untuk melakukannya sebelum matahari terbenam. Di waktu ini, tubuh Anda sudah benar-benar berenergi dan terhidrasi, sehingga Anda bisa berolahraga secara maksimal. Latihan setelah berbuka puasa sangat ideal untuk meningkatkan sistem pencernaan dan menurunkan berat badan juga.

Sebelum Sahur
Orang yang bangun pagi dapat mengetahui bahwa waktu terbaik untuk berolahraga adalah sebelum sahur. Anda akan memiliki cukup stamina dari makan malam sebelumnya. Tapi ingat, segera hidrasi tubuh setelah berolahraga dan kemudian makan untuk mengisi kembali energi yang hilang. Teknik ini juga akan membantu Anda merasa berenergi sepanjang hari. Jenis olahraga yang direkomendasikan di waktu ini adalah olahraga yang membangun atau memelihara otot.

Jenis Latihan Apa yang Paling Baik?
Saat berpuasa, dianjurkan untuk tetap berolahraga dengan ritme yang rendah dan mudah seperti jogging ringan atau jalan-jalan.

Sekarang, setelah Anda berbuka puasa dan mendapatkan sedikit energi, Anda dapat melakukan hampir semua jenis olahraga yang Anda inginkan.

Mempertahankan atau meningkatkan massa otot dan membakar lemak tubuh dapat dicapai dengan menggabungkan latihan kardio dan kekuatan, yang terdiri dari:

  • Latihan kardio/treadmill
  • Latihan kekuatan/jogging
  • Squat, lunge, plank, dan latihan beban tubuh lainnya

Singkatnya, olahraga harus menjadi bagian dari rutinitas harian Anda selama Ramadhan karena meningkatkan sirkulasi darah dan pemeliharaan massa otot. Tidak ada pedoman resmi untuk melakukannya; sebaliknya, cari tahu waktu dan jenis latihan apa yang ideal untuk Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Olahraga Saat Berpuasa Selama Ramadhan

Tips Olahraga Saat Berpuasa Selama Ramadhan

Sumut | Jum'at, 16 April 2021 | 13:29 WIB

Stres Oksidatif Usai Olahraga Picu Penyakit, Buah Kiwi Kurangi Risikonya

Stres Oksidatif Usai Olahraga Picu Penyakit, Buah Kiwi Kurangi Risikonya

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 10:54 WIB

Memakai Masker Kain Selama Olahraga Membatasi Kinerja & Kapasitas Fisik

Memakai Masker Kain Selama Olahraga Membatasi Kinerja & Kapasitas Fisik

Health | Kamis, 15 April 2021 | 17:25 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB