Tips Memilih Makanan Sehat Agar Tetap Bugar Selama Puasa

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 16 April 2021 | 20:06 WIB
Tips Memilih Makanan Sehat Agar Tetap Bugar Selama Puasa
Ilustrasi makanan sehat. (Shuttertock)

Suara.com - Puasa tak hanya memberi pahala dan kebaikan, tapi juga meningkatkan kesehatan. Sudah banyak bukti menunjukkan bahwa puasa membawa dampak positif pada kesehatan, seperti memperkuat sistem pencernaan, menurunkan tekanan darah dan kolesterol, hingga meningkatkan kesehatan jantung. Itu sebabnya, penting untuk memilih makanan sehat agar tubuhmu tetap bugar selama puasa.

Ahli gizi Mochammad Rizal, S.Gz, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, membagikan tips memilih makanan sehat agar kamu tetap kuat beraktivitas dan daya tahan tubuh tetap terjaga.

1. Kembalikan energi dengan kurma saat berbuka puasa

Ilustrasi kurma. (Pixabay/Rawpixel)
Ilustrasi kurma. (Pixabay/Rawpixel)

Fungsi berbuka puasa adalah untuk mengembalikan energi dan gula darah setelah berpuasa selama seharian penuh. Salah satu pilihan buah yang bisa dipilih pada saat berbuka puasa adalah kurma.

Menurut Rizal, di dalam 3 butir kurma terkandung sekitar 100 kkal energi dan 20 gr karbohidrat yang terdiri dari glukosa dan fruktosa, sehingga dapat langsung mengembalikan kadar gula darah yang menurun akibat berpuasa. Selain itu, kurma juga mengandung berbagai mineral seperti kalium dan magnesium yang bermanfaat untuk mengembalikan elektrolit tubuh setelah seharian berpuasa. Jadi tak heran kalau buah satu ini jadi pilihan yang bagus untuk berbuka.  Ada begitu banyak jenis dan ragam kurma, dan kamu bisa pilih yang sesuai dengan selera.

2. Konsumsi karbohidrat kompleks untuk rasa kenyang yang lebih lama

Karbohidrat kompleks, roti gandum hitam (shutterstock)
Karbohidrat kompleks, roti gandum hitam (shutterstock)

Karbohidrat kompleks bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menyiasati agar kita merasa kenyang lebih lama! Bahan makanan sumber karbohidrat kompleks pun bervariasi dan mudah untuk didapatkan, mulai dari nasi jagung, nasi merah, pasta gandum, kentang, jagung, ubi, singkong, roti gandum serta oats.

Untuk memenuhi syarat gizi seimbang dan lengkap, pastikan porsi karbohidrat yang kamu makan ideal, yaitu sebanyak 1-2 tangkup tangan kita masing-masing. Jangan lupa diseimbangkan dengan sayur-sayuran dan protein dengan porsi yang cukup.

Untuk cara mengolahnya, tentu bisa disesuaikan dengan selera. Yang terpenting, jangan memasak sampai over cooked atau terlalu matang, sehingga zat gizi tidak banyak yang hilang.

Untuk jenis karbohidrat berupa umbi-umbian, disarankan untuk mengolah dengan metode kukus atau rebus dibandingkan dengan teknik deep frying agar nutrisinya tetap terjaga.

3. Penuhi kebutuhan vitamin kamu dengan variasi buah dan sayur

Buah dan sayuran. (shutterstock)
Buah dan sayuran. (shutterstock)

Pada dasarnya semua jenis buah dan sayur baik untuk dikonsumsi, namun pastikan kebutuhan tubuh akan sayur terpenuhi. Tubuh kita membutuhkan 3-5 porsi per sayur per hari dengan tiap porsinya setara dengan sekitar satu kepalan tangan kita. Jadi ketika berpuasa, usahakan untuk mengkonsumsi 1,5-2 porsi sayur setiap kali kamu makan.

Rizal juga menyarankan untuk mengonsumsi 2-3 varian jenis sayur dalam satu kali makan dengan warna yang berbeda-beda. Karena setiap warna dalam sayuran memiliki antioksidan serta manfaat yang berbeda-beda dan khas. Contohnya, warna oranye pada wortel mengandung antioksidan beta karoten yang baik untuk kesehatan mata. Sedangkan warna merah pada tomat mengandung likopen dan memberikan manfaat yang berbeda lagi, yaitu mencegah kanker prostat dan kanker payudara. Jadi semakin bervariasi warna sayuran di piringmu, akan semakin beragam juga vitamin dan manfaat yang bisa kamu dapatkan.

Ada banyak cara menyantap sayuran yang enak, di antaranya ditumis, cah, ataupun dibuat menjadi sup benin atau kuah asem. Tetap perhatikan untuk tidak memasak sayur terlalu lama atau over cooked, ya! Terkecuali untuk tomat, bisa dimasak hingga matang untuk mengeluarkan kandungan likopennya. Kalau kamu bosan, teknik blanching atau dimakan mentah sebagai lalapan pun bisa jadi variasi.

Untuk konsumsi buah-buahan, anjuran porsi yang disarankan adalah 2-3 porsi per hari. Pada saat berpuasa, prioritaskan jenis buah-buahan yang tinggi kadar airnya, seperti semangka, apel, pir, jeruk, melon, buah naga, juga blewah yang pasti selainnya segar dan enak untuk berbuka puasa, juga memastikan tubuh terhindar dari dehidrasi.

4. Cegah lemas dengan asupan protein

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanya Kilat Seputar Islam: Hikmah Jalani Puasa di Tengah Pandemi

Tanya Kilat Seputar Islam: Hikmah Jalani Puasa di Tengah Pandemi

Video | Jum'at, 16 April 2021 | 19:58 WIB

Olahraga Terbaik Saat Puasa dan Waktu yang Tepat untuk Melakukannya

Olahraga Terbaik Saat Puasa dan Waktu yang Tepat untuk Melakukannya

Health | Jum'at, 16 April 2021 | 19:26 WIB

Maksud Hati Beli Takjil Buka Puasa, Pas Dibuka Isinya Bikin Syok Berat

Maksud Hati Beli Takjil Buka Puasa, Pas Dibuka Isinya Bikin Syok Berat

Kalbar | Jum'at, 16 April 2021 | 17:21 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB