Hoaks Covid-19 Merajalela, Kemenkes: Masyarakat Perlu Diedukasi

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Sabtu, 17 April 2021 | 04:31 WIB
Hoaks Covid-19 Merajalela, Kemenkes: Masyarakat Perlu Diedukasi
Ilustrasi hoaks. (Shutterstock)

Suara.com - Hoaks Covid-19 tidak boleh dianggap sepele. Ini harus menjadi isu yang perlu diperhatikan. Pasalnya, jika tidak dikendalikan, berita hoaks bisa menggagalkan program vaksinasi Covid-19.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Drg. Widyawati, MKM dalam Dialog Produktif Kabar Jumat yang mengangkat topik Protokol Kesehatan Bulan Ramadan, Jumat (16/4/2021). 

“Sampai April 2021 ini, Kemenkes dibantu Kominfo telah menemukan 1.562 berita hoaks Covid-19, di antaranya terkait vaksinasi,” ungkapnya.

Hal ini perlu adanya edukasi masyarakat agar tidak tergiring berita hoaks. Lewat edukasi ini, Kemenkes bekerja sama dengan Kominfo, Satgas COVID-19, dan juga UNICEF.

Kemenkes kerap melakukan media monitoring sebagai proses evaluasi aktivitas media. Dari kegiatan tersebut, Kemenkes bisa memantau isu yang berkembang, baik yang positif maupun yang negatif.

“Isu negatif ini perlu ditindaklanjuti agar tidak berkembang. Untuk itu, kami memantau pemberitaan di media massa dan juga percakapan di media sosial,” terang Drg. Widyawati.

Menurutnya, isu negatif dari media massa perlu direspon secara khusus. Tidak hanya menangkal hoaks saja, melainkan juga mengedukasi masyarakat. “Caranya dengan mengundang narasumber untuk menerangkan hoaks. Lalu klarifikasi informasi yang kurang tepat, juga kita lakukan konferensi pers dan penyebaran informasinya. Baik berupa rilis maupun infografis,” jelasnya.

Senada dengan itu, dokter spesialis paru FKUI dr. Erlina Burhan M.Sc, Sp. P(K) mengatakan, isu hoaks Covid-19 yang hangat saat ini banyak terkait dengan vaksin AstraZeneca.

“Vaksin AstraZeneca, misalnya, perlu diketahui bahwa pabriknya ada di India, bukan di Korea Selatan. Selain itu, kasus Covid-19 di India saat ini juga meningkat drastis, yakni lebih dari 120.000 dalam sehari,” ungkap dr. Erlina Burhan, yang kemudian melanjutkan bahwa kasus yang tinggi ini mengharuskan vaksin tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan domestik terlebih dahulu.

Selain itu, isu yang juga beredar yaitu terkait vaksin mRNA, seperti vaksin Pfizer dan juga Moderna. Dikatakan, kedua vaksin tersebut dapat merusak DNA manusia.

“Ini hoaks yang sering beredar di grup-grup WhatsApp. Sebenarnya vaksin mRNA ini tidak merusak DNA manusia. Juga isu vaksin ini mengakibatkan kemandulan. Itu tidak benar,” paparnya.

Hoaks lain yang juga sering terdengar adalah keberadaan microchip di dalam vaksin.

“Kalau bicara hoaks, bisa menyebar ke sepuluh orang dalam tiga menit. Sementara untuk meluruskan hoaks perlu waktu, data, dan narasumber yang terpercaya,” ungkap drg. Widyawati.

Itu sebabnya, Kemenkes mengimbau agar menerapkan 3S saat menerima berita hoaks, yakni Saring Sebelum Sebar. Dengan menerapkan ini, diharapkan masyarakat terhindar dari informasi yang tidak benar. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hoaks Seputar Vaksinasi Bertebaran, Masyarakat Wajib Saring Informasi

Hoaks Seputar Vaksinasi Bertebaran, Masyarakat Wajib Saring Informasi

Health | Kamis, 08 April 2021 | 03:05 WIB

Kasus Penyebaran Hoaks, Jumhur Hidayat Kembali Hadir di Ruang Sidang Besok

Kasus Penyebaran Hoaks, Jumhur Hidayat Kembali Hadir di Ruang Sidang Besok

News | Rabu, 07 April 2021 | 21:27 WIB

Dituduh Sebar Hoaks, Ferdinand Hutahaean ke Musni Umar: Cocok Jadi Pelawak

Dituduh Sebar Hoaks, Ferdinand Hutahaean ke Musni Umar: Cocok Jadi Pelawak

Hits | Rabu, 07 April 2021 | 10:28 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB