Hati-hati, Kurang Vitamin D Bisa Ganggu Fungsi Otot

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Minggu, 18 April 2021 | 14:45 WIB
Hati-hati, Kurang Vitamin D Bisa Ganggu Fungsi Otot
Ilustrasi vitamin D. (Shuttterstock)

Suara.com - Selama ini vitamin D diketahui punya banyak manfaat untuk kebaikan tulang. Oleh sebab itu penting bagi anak di masa pertumbuhan untuk dapat asupan vitamin D yang yang.

Hal ini karena menurut penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Endocrinology, kekurangan vitamin D dapat mengganggu fungsi otot dan juga penurunan produksi energi.

Uji coba ini dilakukan pada tikus yang mengalami kekurangan vitamin D, yang hasilnya menemukan adanya gangguan fungsi mitokondria (pembangkit tenaga) otot yang dapat menyebabkan fungsi, kinerja, dan juga pemulihan.

Melansir dari Medical Express, jika menambah vitamin D pada orang dewasa, dapat membantu mempertahankan kekuatan dan fungsi otot yang baik, juga mengurangi kerusakan otot karena faktor usia.

Vitamin D (Pixabay/stevepb)
Vitamin D (Pixabay/stevepb)

Dikatakan, vitamin D juga penting untuk menjaga kesehatan tulang, sekaligus mencegah rachitis dan osteoporosis. Kurangnya vitamin D juga terjradi pada populasi 40 persen di Eropa, yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit COVID-19, kanker, dan juga diabetes.

Meski studi tersebut hanya melaporkan hubungan dibanding penyebabnya, manfaat suplemen vitamin D menjadi subjek yang utama pada kesehatan.

Karena itu, sangat penting menambah vitamin D pada otot, terutama organ sel yang disebut mitokondria yang mengubah nutrisi menjadi energi bagi tubuh. Meski peran vitamin D bagi orang usia tua sangat sulit, hal ini adanya sejumlah kondisi penyakit sebelumnya, sehingga vitamin D belum menjadi pengaruh bagi peningkatan otot.  

Menurut Dr. Andrew Philp dari Garvan Institute of Medical Research Australia, uji coba ini dilakukan pada tikus yang diberi makan dengan kadar vitamin D dalam jumlah yang normal, juga tikus lain yang tidak diberi vitamin D selama tiga bulan.

“Hasil kami menunjukkan, ada hubungan yang jelas antara kekurangan vitamin D dan kapasitas oksidatif di otot rangka,” ungkapnya.

Menurutnya, kekurangan vitamin D bukan mengurangi jumlah mitokondria pada otot rangka, melainkan menurunkan fungsi peran mitokondria. “Kami juga tertarik untuk memeriksa apakah fungsi mitokondria ini menjadi penyebab hilangnya massa dan fungsi otot rangka karena faktor usia,” jelas Dr. Andrew Philp.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jamak Terjadi, Apa Sebab Otot Berkedut? Begini Penjelasannya

Jamak Terjadi, Apa Sebab Otot Berkedut? Begini Penjelasannya

Health | Jum'at, 09 April 2021 | 11:45 WIB

Hati-Hati, Sakit Punggung Bisa Jadi karena Kekurangan Vitamin D!

Hati-Hati, Sakit Punggung Bisa Jadi karena Kekurangan Vitamin D!

Health | Jum'at, 09 April 2021 | 08:30 WIB

Kurangi Gula, Kadar Glukosa Rendah Bisa Bantu Perbaikan Otot secara Cepat?

Kurangi Gula, Kadar Glukosa Rendah Bisa Bantu Perbaikan Otot secara Cepat?

Health | Selasa, 06 April 2021 | 13:14 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB