Terbukti Secara Ilmiah, Membantu Orang Lain Bisa Menimbulkan Rasa Bahagia

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 20 April 2021 | 13:28 WIB
Terbukti Secara Ilmiah, Membantu Orang Lain Bisa Menimbulkan Rasa Bahagia
Membantu orang lain. (Elements Envanto)

Suara.com - Berbuat baik kepada orang lain bisa menimbulkan rasa bahagia untuk diri sendiri. Bukan sekadar karena moral bermasyarakat, tetapi hal tersebut bahkan terbukti secara ilmiah.

Psikolog klinis Tara de Thouars, BA, M.Psi, Psi., menjelaskan bahwa ketika berbuat baik kepada seseorang, bagian otak yang bernama mesalimbic dopamine system akan teraktivasi. Sehingga membuat seseorang merasa mendapatkan hadiah kembali saat tahu respon bahagia dari orang lain yang dibantunya.

Seperti dikasih reward jadi memberi efek nagih untuk kembali berbuat baik kepada orang lain. 

"Karena kita tahu akan memberikan perasaan positif pada orang lain. Kita merasa ada gunanya untuk orang lain dan memang ini terbukti secara sience. Ada studi tentang otak di mana pada saat kita berbagi dengan orang lain, bagian di otak yang namanya mesalimbic dopamine system akan teraktivasi," jelas Tara dalam webinar Walls Happy Hour, Senin (19/4/2021).

Membantu orang lain. (Elements Envanto)
Membantu orang lain. (Elements Envanto)

Bukan hanya membuat perubahan di otak, beberapa penelitian lain juga menyebutkan bahwa berbagi membuat pengaruh positif terhadap emosi jadi lebih baik.

"Menekan kecemasan, tidak stres lagi, mood jadi lebih positif, dan bisa lebih meningkatkan relasi positif kepada orang lain," imbuh Tara.

Penelitian lain terkait kebahagiaan yang diterbitkan dalam journal of emotion diteliti tentang dampak kegiatan terhadap rasa bahagia. Studi tersebut meneliti empat kegiatan yang terkait dengan kebaikan.

Pertama, berbuat kebaikan untuk diri sendiri. Kedua, berbuat kebaikan untuk orang lain. Ketiga, berbuat kebaikan untuk lingkungan. Keempat, mencoba mencatat aktivitas keseharian.

"Ternyata dari studi ini ditunjukkan bahwa happines kita akan paling menonjol, paling tinggi kalau kita berbagi dengan orang lain. Jadi berdasarkan penelitian fungsi otak kita, semua sudah terbukti bahwa kebaikan kepada orang lain juga akan bikin kita happy," ujarnya.

Dampak rasa bahagia yang ikut terasa itu pada akhirnya akan membuat seseorang ingin terus berbuat baik kepada orang lain, kata Tara..

"Biasanya kalau kita berbuat baik itu akan terus-menerus untuk orang lain," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikolog: Bahagia Tidak Bisa Datang Sendiri, Harus Diciptakan

Psikolog: Bahagia Tidak Bisa Datang Sendiri, Harus Diciptakan

Health | Senin, 19 April 2021 | 20:02 WIB

Hito dan Felicya Periksa Kehamilan : Detak Jantungya Bikin Hati Meleleh

Hito dan Felicya Periksa Kehamilan : Detak Jantungya Bikin Hati Meleleh

Banten | Minggu, 18 April 2021 | 02:45 WIB

Kebanyakan Mikir? Ini 4 Langkah Sederhana Mengatasi Overthinking

Kebanyakan Mikir? Ini 4 Langkah Sederhana Mengatasi Overthinking

Your Say | Jum'at, 16 April 2021 | 10:57 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB