Studi: Pembekuan Darah Lebih Sering Karena Covid-19 Dibanding Vaksin

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 21 April 2021 | 15:50 WIB
Studi: Pembekuan Darah Lebih Sering Karena Covid-19  Dibanding Vaksin
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Risiko pembekuan darah langka lebih tinggi pada orang yang tertular covid-19 daripada mereka yang divaksinasi, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan Kamis oleh Universitas Oxford.

Kemungkinan menderita trombosis sinus vena serebral 10 kali lebih besar setelah terinfeksi virus corona daripada setelah menerima suntikan, menurut penelitian.

“[Temuan] harus diperhitungkan ketika mempertimbangkan keseimbangan antara risiko dan manfaat vaksinasi,” kata Paul Harrison, kepala Grup Neurobiologi Translasional Oxford, Kamis pada konferensi pers.

Selama penelitian, yang digunakan untuk mengembangkan vaksin AstraZeneca di Eropa, para peneliti mengamati jumlah kasus pembekuan dalam dua minggu setelah diagnosis COVID-19.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Mereka juga menyelidiki berapa banyak orang yang menderita kondisi tersebut dua minggu setelah satu dosis vaksin Pfizer, Moderna dan AstraZeneca diberikan.

Peneliti menemukan bahwa risiko mengembangkan kondisi tersebut 10 kali lebih tinggi setelah tertular COVID-19 dibandingkan setelah menerima suntikan Pfizer atau Moderna, dan delapan kali lebih tinggi setelah menerima suntikan AstraZeneca.

Studi tersebut tidak menyertakan data apa pun tentang vaksin Johnson & Johnson, yang dihentikan sementara oleh pejabat kesehatan federal pada Selasa setelah enam wanita dilaporkan menderita kondisi pembekuan, termasuk seorang pria berusia 45 tahun yang meninggal.

Seperti vaksin Johnson & Johnson di AS, suntikan AstraZeneca mendapat kecaman karena kemungkinan kaitannya dengan pembekuan darah otak di Eropa.

Denmark telah menghentikan penggunaan AstraZeneca setelah penyelidikan "menunjukkan efek samping yang nyata dan serius," menurut pejabat kesehatan. Negara lain telah membatasi penggunaan vaksin untuk kelompok usia yang lebih tua, yang tampaknya tidak terlalu terpengaruh oleh pembekuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertambah 26 Orang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.514 Pasien Positif Covid

Bertambah 26 Orang, RSD Wisma Atlet Kini Rawat 1.514 Pasien Positif Covid

News | Rabu, 21 April 2021 | 14:34 WIB

Rizieq Ngadu ke Hakim: Tak Ada Satupun Dokter Beritahu Saya Positif Covid

Rizieq Ngadu ke Hakim: Tak Ada Satupun Dokter Beritahu Saya Positif Covid

News | Rabu, 21 April 2021 | 14:34 WIB

47,3 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Kepri Dari Kelompok Lansia

47,3 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Kepri Dari Kelompok Lansia

Batam | Rabu, 21 April 2021 | 14:18 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB