Tak Cuma Menstruasi, Anda juga Bisa Merasa Nyeri ketika Masa Ovulasi

Rauhanda Riyantama | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 25 April 2021 | 14:25 WIB
Tak Cuma Menstruasi, Anda juga Bisa Merasa Nyeri ketika Masa Ovulasi
Ilustrasi nyeri ovulasi (shutterstock)

Suara.com - Tidak hanya saat menstruasi saja, ovulasi, yang terjadi dua minggu sebelum hari menstruasi dimulai, juga dapat menyebabkan nyeri panggul.

Nyeri ovulasi ini terjadi ketika ovarium mulai menampung sel telur yang akan segera dikeluarkan. Proses ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa sakit.

Berbeda dengan nyeri haid yang tajam, nyeri ovulasi juga bisa tumpul atau tajam. Biasanya dirasakan di satu sisi panggul, tergantung ovarium bagian mana yang melepaskan sel telur, lapor Insider.

Tanda ovulasi lain selain nyeri adalah jumlah keputihan yang meningkat; basah, jernih, elastis, nyeri payudara, peningkatan libido dan pendarahan ringan.

"Secara keseluruhan nyeri ovulasi tidak akan bertahan lebih dari beberapa jam. Sebagai perbandingan, nyeri haid bisa berlangsung selama beberapa hari," jelas Felice Gersh, MD, obgyn di Integrative Medical Group of Irvine, California.

Ilustrasi perempuan sedang menstruasi (Shutterstock)
Ilustrasi nyeri ovulasi (Shutterstock)

Namun, jika rasa sakit saat ovulasi tiba-tiba dan parah serta berlangsung selama lebih dari beberapa jam, atau disertai dengan mual, muntah, pusing, dan seks yang menyakitkan, maka harus segera diperiksakan ke dokter.

Nyeri ovulasi hingga ke tingkat tersebut bisa merupakan tanda kondisi lain, seperti endometriosis atau kista ovarium.

Gejala nyeri ovulasi sebenarnya dapat membantu seseorang menentukan kapan mereka sedang berovulasi, yang merupakan lima hari paling subur dalam siklus menstruasi seseorang.

Namun, rasa sakit bukanlah jaminan orang tersebut sedang berovulasi dan itu mungkin terjadi setelah sel telur dilepaskan.

Oleh karena itu, yang terbaik adalah menggunakan kalkulator ovulasi selain melacak gejalanya, seperti suhu tubuh dan keputihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

40 Persen Perempuan dengan Infertilitas Alami Gangguan Ovulasi

40 Persen Perempuan dengan Infertilitas Alami Gangguan Ovulasi

Health | Kamis, 11 Maret 2021 | 11:05 WIB

5 Tanda Perempuan Sedang Ovulasi

5 Tanda Perempuan Sedang Ovulasi

Lifestyle | Kamis, 21 Januari 2016 | 08:45 WIB

Studi: Ovulasi Mendongkrak Hasrat Belanja Perempuan

Studi: Ovulasi Mendongkrak Hasrat Belanja Perempuan

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2015 | 13:07 WIB

Terkini

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB