Bagus untuk Ibu dan Bayi, Ini 5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Pasca-Bersalin

Risna Halidi, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 25 April 2021 | 16:37 WIB
Bagus untuk Ibu dan Bayi, Ini 5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Pasca-Bersalin
Seorang ibu sedang memegang kaki bayinya. [shutterstock]

Suara.com - Tidak ada keraguan bahwa makanan menjadi bahan bakar tubuh untuk memenuhi aktivitas sehari-hari, terutama untuk perempuan yang harus merawat bayi baru lahir dan menyusui setelah persalinan.

Dilansir Okadoc, perempuan hamil biasanya memikirkan semua detail yang diperlukan tentang bayi, tetapi cenderung mengabaikan pentingnya makanan pertama tepat setelah melahirkan.

Apakah ingin menurunkan berat badan yang bertambah, makan sehat untuk mendapatkan lebih banyak energi, atau meningkatkan laktasi, penting untuk mengetahui apa yang harus dimakan.

Jika Anda tidak tahu harus makan apa, berikut beberapa makanan cepat, mudah namun sangat sehat dan bermanfaat untuk Anda.

1. Salmon

Daging ikan salmon (envato elements by sea_wave)
Daging ikan salmon (envato elements by sea_wave)

Seperti minyak ikan lainnya, salmo tinggi DHA, salah satu bentuk lemak. DHA penting untuk pertumbuhan sistem saraf bayi. DHA ditemukan pada ASI, tetapi dengan kadar yang lebih tinggi pada ASI perempuan yang mengonsumsi lebih banyak DHA dalam makanannya. 

2. Oatmeal

Oatmeal

Oatmeal adalah karbohidrat lembut yang relatif hambar. Oatmeal juga dikenal sebagai galactagogue, yang membantu meningkatkan produksi ASI.

3. Telur

Ilustrasi telur

Telur adalah cara serbaguna untuk memenuhi kebutuhan protein secara teratur. Sarapan, makan siang, atau makan malam, telur orak-arik, aduk satu atau dua telur rebus di atas salad, atau makan telur dadar.

Pilih telur yang diperkaya DHA untuk meningkatkan jumlah asam lemak penting ini dalam susu Anda. Produk susu rendah lemak produk olahan susu memiliki peran utama dalam pola makan pasca persalinan dan menyusui yang sehat. Mereka adalah salah satu sumber kalsium terbaik, selain menyuplai protein dan vitamin B.

Jika Anda menyusui, ASI mengandung kalsium tinggi, yang membantu perkembangan tulang bayi Anda. Anda bisa mengonsumsi salah satu produk favorit Anda seperti yogurt, susu, atau keju.

4. Kurma

Berbagai macam jenis kurma yang dijajakan di salah satu kios pasar Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (11/6).
Berbagai macam jenis kurma yang dijajakan di salah satu kios pasar Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (11/6).

Mengonsumsi kurma segera setelah lahir, mengurangi masalah kehilangan darah dan pendarahan secara substansial. Kurma juga merupakan sumber gula rafinasi yang bagus, yang dapat membantu Anda mendapatkan kembali energi dengan cepat setelah persalinan.

5. Sup Ayam

Sup ayam

Wanita menyusui rata-rata membutuhkan satu liter cairan ekstra sehari dibandingkan wanita yang tidak menyusui. Itulah mengapa meski Anda minum air dalam jumlah yang tepat mungkin saja tidak cukup.

Sup ayam adalah makanan pascapersalinan yang ideal. Kaldu yang menghidrasi dan asin secara alami mengisi kembali elektrolit, sementara mi sarat karbohidrat yang hambar memudahkan Anda untuk makan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biar Tak Mudah Loyo, 5 Asupan Ini Bantu Jaga Kebugaran Pria

Biar Tak Mudah Loyo, 5 Asupan Ini Bantu Jaga Kebugaran Pria

Riau | Minggu, 25 April 2021 | 09:30 WIB

Ngenes! Niat Bukber Pesan Banyak Makanan, 2 Jam Nunggu Teman Nggak Datang

Ngenes! Niat Bukber Pesan Banyak Makanan, 2 Jam Nunggu Teman Nggak Datang

Hits | Minggu, 25 April 2021 | 03:05 WIB

Ide Menu Buka Puasa Sehat Tanpa Gorengan, Yuk Dicoba!

Ide Menu Buka Puasa Sehat Tanpa Gorengan, Yuk Dicoba!

Kalbar | Sabtu, 24 April 2021 | 12:38 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB