Tidak Ingin Perut Kembung? Sebaiknya Hindari 6 Makanan Ini

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 23 April 2021 | 12:35 WIB
Tidak Ingin Perut Kembung? Sebaiknya Hindari 6 Makanan Ini
Ilustrasi perut kembung (pixabay)

Suara.com - Ada banyak hal yang bisa menyebabkan perut kembung, salah satunya makanan. Ahli gizi menyarankan untuk memperhatikan asupan probiotik dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Ahli Gizi Jessica Cording mengatakan probiotik adalah bagian penting dalam kesehatan usus. Dalam hal ini, mentimun dan yogurt Yunani bisa menjadi pilihan terbaik.

Yoghurt Yunani penuh dengan probiotik, yakni bakteri baik yang bisa membantu memulihkan keseimbangan kesehatan usus. Semua jenis salad yang mengandung adas mungkin bisa membantu menjaga kesehatan usus, karena mengandung sifat anti-spasmodik dan antiinflamasi.

Ahli Gizi, Taa Coleman dilansir dari Express, juga menjelaskan senyawa anethole, fenchone dan estragole dalam biji adas bisa mengendurkan otot usus dan menghilangkan gas yang terperangkap.

Ada pula minuman yang bisa menjadi pendamping makanan untuk meredakan atau mencegah perut kembung. Segelas air ini terdiri dari irisan lemon yang bisa membantu meredakan kembung dan gangguan pencernaan lainnya.

Kacang polong. (Sumber: Shutterstock)
Kacang polong. (Sumber: Shutterstock)

Bila Anda fokus pada makanan yang dikonsumsi, Anda bisa memiliki makanan yang menyertakan asparagus di dalamnya. Asparagus mengandung serat prebiotik, yang baik untuk menutrisi prebiotik di usus sekaligus menjaga saluran cerna.

Anda juga bisa memilih Alpukat sebagai sumber potassium yang bisa mengurangi perut kembung. Alpukat bisa menjadi pilihan baik untuk menggantikan kebiasaan makan roti mentega dengan telur.

Gejala gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan (dispepsia) dapat menyebabkan mulas, merasa kenyang dan kembung, rasa mual, sendawa, kentut, dan mengeluarkan cairan yang terasa pahit di mulut.

baca juga

NHS pun menyarankan untuk menghindari makanan pedas dan berlemak jika ingin mencegah terjadinya gangguan pencernaan lebih lanjut.

Bagi perokok, lebih baik menghentikan kebiasaan buruknya. Minumlah ibuprofen atau aspirin dan makan hingga 4 jam sebelum tidur.

Meskipun makanan di atas bisa mengurangi kembung dan gas, tapi ada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan.

Ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari. NHS memastikan bahwa makanan tertentu bisa menyebabkan kembung, seperti:

  1. Kacang polong
  2. Bawang
  3. Brokoli
  4. Kobis
  5. Kecambah
  6. Kembang kol

Jika Anda melihat salah satu bahan ini pada makanan yang Anda cari, mungkin lebih baik memilih bahan lain jika Anda tidak ingin merasa kembung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cokelat dan Makanan Manis Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Cokelat dan Makanan Manis Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Health | Kamis, 22 April 2021 | 14:36 WIB

Bukannya Senang, Wanita Ini Malah Nyesek Dapat Makanan dari Majikan

Bukannya Senang, Wanita Ini Malah Nyesek Dapat Makanan dari Majikan

Kalbar | Kamis, 22 April 2021 | 11:23 WIB

Dibuatkan Pacar Warung Mini di Kamar, Cewek Ini Bikin Publik Iri

Dibuatkan Pacar Warung Mini di Kamar, Cewek Ini Bikin Publik Iri

Hits | Kamis, 22 April 2021 | 11:05 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×