Roti Tawar dan Mentega Bisa Tingkatkan Risiko Sakit Jantung, Ini Kata Ahli

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Minggu, 25 April 2021 | 16:50 WIB
Roti Tawar dan Mentega Bisa Tingkatkan Risiko Sakit Jantung, Ini Kata Ahli
Roti Tawar. (Pixabay/@postcardtrip)

Suara.com - Makanan pokok ala barat seperti roti tawar, mentega, dan jus buah dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang disusun oleh para peneliti Oxford.

Melansir dari Independent, ilmuwan dari Universitas Oxford telah mengidentifikasi makanan dan minuman tertentu yang dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian.

Para ahli mengatakan bahwa lebih banyak orang perlu mewaspadai bahaya yang ditimbulkan oleh gula. Asupan gula disebut dapat menyebabkan penambahan berat badan dan potensi masalah jantung.

“Penyakit kardiovaskular adalah salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di Inggris dan pola makan yang buruk merupakan penyumbang utama untuk ini,” kata Dr Carmen Piernas, ahli gizi di Oxford yang merupakan penulis koresponden dalam penelitian tersebut.

Dalam hal ini, para peneliti menganalisis data pada 116.806 orang dewasa di Inggris, Skotlandia dan Wales berusia 37 hingga 73 tahun. Para peserta dilacak hingga 15 tahun. Analisis ini telah diterbitkan dalam jurnal BMC Medicine.

Studi tersebut menemukan dua jenis pola makan tertentu yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian bagi orang dewasa paruh baya.

Ilustrasi Pola Makan. (Shutterstock)
Ilustrasi Pola Makan. (Shutterstock)

Pertama adalah pola makan tinggi cokelat, penganan, mentega, dan roti tawar tetapi rendah buah dan sayuran segar. Kedua adalah konsumsi minuman bersoda, jus buah, cokelat, penganan, gula, dan pengawet tetapi rendah mentega dan keju berlemak tinggi.

Kedua pola makan tersebut dianggap bisa meningkatkan risiko masalah kardiovaskular.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa makan lebih sedikit cokelat, kembang gula, mentega, roti rendah serat, minuman yang dimaniskan dengan gula, jus buah, gula meja, dan pengawet dapat dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah atau kematian selama usia paruh baya," tambah Dr Piernas.

baca juga

"Ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa makan makanan yang mengandung lebih sedikit gula dan lebih sedikit kalori dapat dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Makin Membuncitnya Perut Menambah Risiko Masalah Jantung

Awas, Makin Membuncitnya Perut Menambah Risiko Masalah Jantung

Health | Minggu, 25 April 2021 | 14:14 WIB

Awas! Pola Makan Ini Bersiko Kena Penyakit Jantung Hingga Kematian

Awas! Pola Makan Ini Bersiko Kena Penyakit Jantung Hingga Kematian

Health | Kamis, 22 April 2021 | 16:10 WIB

Cokelat dan Makanan Manis Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Cokelat dan Makanan Manis Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Health | Kamis, 22 April 2021 | 14:36 WIB

Terkini

Gunung Ile Lewotolok Erupsi 1.873 Kali dalam 5 Hari, Letusan Masih Terjadi hingga Minggu Malam

Gunung Ile Lewotolok Erupsi 1.873 Kali dalam 5 Hari, Letusan Masih Terjadi hingga Minggu Malam

News | Minggu, 06 September 2026 | 21:13 WIB

Awas Rusak Permanen! Jangan Tunda Bersihkan Abu Vulkanik di Kendaraan

Awas Rusak Permanen! Jangan Tunda Bersihkan Abu Vulkanik di Kendaraan

Banten | Minggu, 06 September 2026 | 21:07 WIB

Darurat Karhutla: Komnas HAM Ingatkan Kewajiban Negara Lindungi Korban Asap

Darurat Karhutla: Komnas HAM Ingatkan Kewajiban Negara Lindungi Korban Asap

Video | Minggu, 06 September 2026 | 21:05 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gramedia Science Day 2026 dari BRI

Cara Dapat Diskon Tiket Gramedia Science Day 2026 dari BRI

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 21:01 WIB

Targetkan 1.500 Pelari, Begini Keseruan Rute PIP Makassar Run 10,5K

Targetkan 1.500 Pelari, Begini Keseruan Rute PIP Makassar Run 10,5K

Sulsel | Minggu, 06 September 2026 | 21:01 WIB

Karhutla Gunung Semeru Padam, Lebih dari 3.000 Hektare Area Terdampak

Karhutla Gunung Semeru Padam, Lebih dari 3.000 Hektare Area Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 20:56 WIB

Tak Lagi Didominasi Tim Unggulan, Juara Baru Muncul di MilkLife Soccer Challenge Semarang 2026

Tak Lagi Didominasi Tim Unggulan, Juara Baru Muncul di MilkLife Soccer Challenge Semarang 2026

Jawa Tengah | Minggu, 06 September 2026 | 20:51 WIB

Kenapa VW PHK 100 Ribu Karyawan? Ini Alasan di Balik Keputusan Ekstrem Raksasa Otomotif Jerman

Kenapa VW PHK 100 Ribu Karyawan? Ini Alasan di Balik Keputusan Ekstrem Raksasa Otomotif Jerman

Otomotif | Minggu, 06 September 2026 | 20:40 WIB

Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 2027, Erick Thohir: Jangan Cuma Jadi Penggembira di China

Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 2027, Erick Thohir: Jangan Cuma Jadi Penggembira di China

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 20:37 WIB

Diskon Kilat Guardian dari BRI, Segera Klaim Minggu Ini

Diskon Kilat Guardian dari BRI, Segera Klaim Minggu Ini

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 20:37 WIB

×