Awas, Makin Membuncitnya Perut Menambah Risiko Masalah Jantung

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Minggu, 25 April 2021 | 14:14 WIB
Awas, Makin Membuncitnya Perut Menambah Risiko Masalah Jantung
lemak perut, obesitas, perut buncit (Pixabay/jarmoluk)

Suara.com - Meningkatknya berat badan khususnya di area perut nyatanya bisa berefek pada perkembangan penyakit jantung. Hal ini dinyatakan dalam studi yang terbit pada jurnal AHA Circulation.

Melansir dari Medicinenet, pernyataan ilmiah baru dari American Heart Association (AHA) menyatakan bahwa bukan berat badan secara keseluruhan yang terkait dengan masalah jantung, namun spesifik pada lemak di perut.

"Sementara obesitas dapat meningkatkan kemungkinan berkembangnya penyakit jantung, tidak semua lemak tubuh berefek sama," kata Dr. Ruwanthi Titano, seorang ahli jantung dan asisten profesor di Fakultas Kedokteran Icahn Mount Sinai di New York City.

Penelitian ini telah menemukan bahwa lemak yang terkonsentrasi di sekitar bagian tengah sangat bermasalah. Ukuran pinggang yang lebih besar dapat menandakan lebih banyak lemak visceral lemak dalam yang membungkus organ dalam.

"Lemak visceral, tampaknya lebih aktif secara metabolik daripada lemak yang menumpuk di bawah kulit pinggul dan paha. Ini melepaskan sitokin dan zat lain yang meningkatkan peradangan dan dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan organ," ujar Titano.

"Lemak viseral juga dikaitkan dengan resistensi insulin," kata Titano. Resistensi insulin menunjukkan hilangnya kepekaan terhadap hormon insulin yang mengatur gula darah di mana dapat menyebabkan diabetes tipe 2, faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke.

Menurut Institut Jantung, Paru-paru, dan Darah Nasional Amerika Serikat, risiko penyakit jantung meningkat ketika ukuran pinggang melebihi 35 inci untuk perempuan dan 40 inci untuk pria.

Lemak Perut. (Shutterstock)
Lemak Perut. (Shutterstock)

"Dalam hal mengelola lemak perut ekstra, tidak ada pola makan ajaib, Anda juga perlu latihan aerobik, jenis olahraga yang membuat jantung Anda terpompa yang terbaik untuk mengurangi lemak perut," jata Dr. Tiffany Powell-Wiley, seorang penyelidik di NHLBI, memimpin komite penulisan pernyataan AHA.

"Ditambah lagi olahraga memiliki banyak manfaat selain memangkas lingkar pinggang. Ini meningkatkan kebugaran kardiovaskular yang membantu mencegah penyakit jantung dan membuat tugas sehari-hari lebih mudah seperti naik tangga. Olahraga juga dapat membantu orang tidur lebih nyenyak, mengelola stres dan merasa lebih baik," imbuh Powell-Wiley.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lemak Perut Berisiko Menyebabkan Penyakit Kronis, Begini Cara Mengukurnya!

Lemak Perut Berisiko Menyebabkan Penyakit Kronis, Begini Cara Mengukurnya!

Health | Jum'at, 23 April 2021 | 19:53 WIB

Awas! Pola Makan Ini Bersiko Kena Penyakit Jantung Hingga Kematian

Awas! Pola Makan Ini Bersiko Kena Penyakit Jantung Hingga Kematian

Health | Kamis, 22 April 2021 | 16:10 WIB

Bukannya Bikin Kaya, Kerja Lembur Malah Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Bukannya Bikin Kaya, Kerja Lembur Malah Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Health | Rabu, 21 April 2021 | 18:09 WIB

Terkini

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB