Mandi Air Dingin Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2, Begini Caranya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 28 April 2021 | 15:01 WIB
Mandi Air Dingin Bisa Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2, Begini Caranya!
Ilustrasi Mandi Air Dingin. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Suara.com - Mandi air dingin memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti diabetes tipe 2. Para peneliti telah menemukan bahwa mandi air dingin bia membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan pada tubuh.

Dr Michael Mosley telah mengamati cara kerja mandi air dingin bisa membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Selama bertahun-tahun. Dr Mosley dan rekannya mempelajari efek merugikan dari mandi air dingin yang akhirnya menemukan manfaatnya.

Mike Tipton, profesor fisiologi manusia dan terapan di laboratorium lingkungan ekstrem di Universitas Portsmouth, mengatakan salah satu manfaat mandi air dingin adalah mengurangi respons kejut dingin yang begitu besar.

"Anda akan memiliki kendali atas pernapasan Anda lebih cepat, denyut jantung yang lebih rendah dan akhirnya terbiasa mandi dingin yang bersifat lintas adaptif terhadap stres dan antiinflamasi," kata Mike dikutip dari Express.

Perlu dipahami bahwa peradangan dalam tubuh bisa memicu banyak masalah kesehatan, mulai dari Alzheimer, depresi hingga diabetes tipe 2.

Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Orang dengan diabetes tipe 2 tidak bisa menghasilkan cukup insulin, yang merupakan hormon dari sel pancreas dan mengontrol jumlah gula yang ada di dalam darah.

Insulin juga dapat berdampak pada jaringan di tubuh yang dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk obesitas, penumpukan lemak di sekitar perut dan organ utama perut.

Sel lemak itulah bisa menghasilkan bahan kimia yang menyebabkan peradangan. Di sisi lain, para ilmuwan pun mulai memahami bentuk peradangan internal dalam perkembangan penyakit kronis, seperti diabetes.

Beberapa dekade yang lalu, para peneliti mengidentifikasi tingkat peradangan yang lebih tinggi di tubuh orang dengan diabetes tipe 2.

baca juga

"Tingkat bahan kimia peradangan tertentu yang disebut sitokin lebih tinggi pada orang dengan diabetes tipe 2 dibandingkan dengan orang tanpa diabetes," jelasnya.

Para peneliti menemukan bahwa pada penderita diabetes tipe 2, kadar sitokin meningkat di dalam jaringan lemak," jelasnya.

Kesimpulannya, kelebihan lemak tubuh di perut bisa menyebabkan peradangan abnormal yang terus-menerus, tingkat rendah yang mengubah kerja insulin dan kontribusinya terhadap penyakit.

Saat diabetes tipe 2 mulai berkembang, tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin dan resistensi insulin yang dihasilkan juga menyebabkan peradangan.

Kondisi ini bisa terjadi dengan lebih banyak peradangan yang menyebabkan lebih banyak resistensi insulin dan sebaliknya. Kadar gula darah akan meningkat lebih tinggi sampai akhirnya mengakibatkan diabetes tipe 2.

Pada kondisi inilah, mandi air dingin bisa membantu mengurangi jumlah peradangan dalam tubuh sehingga menurunkan kadar gula darah dan gejala terkait diabetes tipe 2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Tingkatkan Kekebalan, Rutin Mandi Air Dingin Baik untuk Kesehatan

Selain Tingkatkan Kekebalan, Rutin Mandi Air Dingin Baik untuk Kesehatan

Health | Selasa, 27 April 2021 | 13:00 WIB

Mandi Air Dingin Bisa Tingkatkan Sistem Kekebalan 30 Persen, Ini Buktinya!

Mandi Air Dingin Bisa Tingkatkan Sistem Kekebalan 30 Persen, Ini Buktinya!

Health | Selasa, 27 April 2021 | 12:05 WIB

Penderita Diabetes Tipe 2 Punya Fungsi Otot yang Buruk, Apa Penyebabnya?

Penderita Diabetes Tipe 2 Punya Fungsi Otot yang Buruk, Apa Penyebabnya?

Health | Senin, 26 April 2021 | 03:10 WIB

Terkini

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

×