Tak Sengaja, Wanita Ini Menelan Tulang Ikan hingga Tertanam di Otot Leher

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 29 April 2021 | 08:00 WIB
Tak Sengaja, Wanita Ini Menelan Tulang Ikan hingga Tertanam di Otot Leher
Tulang ikan (Pixabay/skitterphoto)

Suara.com - Seorang wanita berusia 54 tahun asal Malaysia menderita sakit di lehernya. Ini akibat tulang ikan yang tidak sengaja ia telan menembus tenggorokan dan tertanam di otot lehernya.

Berdasarkan studi kasus yang terbit di The Journal of Emergency Medicine pada 15 April lalu ini, kisah berawal saat wanita paruh baya tersebut sedang makan ikan haring serigala panggang.

Tetiba ia mengalami rasa sakit menyiksa di tenggorokannya, bersamaan dengan sensasi seperti ada yang tersangkut.

Sang wanita pun mencoba mengeluarkannya dengan membuat dirinya muntah, tetapi hal itu justru semakin membuat kondisinya memburuk. Ia mulai kehabisan napas dan lehernya membengkak.

Ia pun ke Rumah Sakit Selayang dan langsung diarahkan ke ruang gawat darurat, lapor Live Science.

Ilustrasi tersedak [shutterstock]
Ilustrasi tulang ikan tersangkut [shutterstock]

Dokter memperhatikan ada suara berderak yang disebut krepitasi, suatu kondisi disebabkan oleh tulang yang saling bergesekan atau sendi berderit. Ini dapat terjadi ketika gelembung udara masuk ke lapisan jaringan di bawah kulit.

Awalnya dokter tidak dapat menemukan tulang ikan yang tertelan. Bahkan ketika sang dokter memeriksanya secara visual dan menggunakan X-ray.

Setelah menjalani CT scan, baru terlihat tulang berukuran 5,1 cm tertanam di otot leher besar, dikenal sebagai otot sternokleidomastoid.

Insiden ini sebenarnya sangat umum. Tetapi biasanya dokter menemukan tulang ikan akan tersangkut di tenggorokan bagian atas dan dapat secara mudah dikeluarkan.

baca juga

"Tulang ikan yang tertanam seperti pada kasus wanita ini sangat jarang terjadi," kata penulis studi kasus.

Dokter menduga gerakan lidah dan leher yang keras membantu mendorong tulang melalui selaput tenggorokan, kemudian berpindah ke otot lehernya.

Sementara itu, krepitasi yang dialaminya bisa terjadi akibat muntah yang terjadi secara kuat, menyebabkan kantung udara kecil di paru-paru pecah.

Udara yang dilepaskan mengalir di sepanjang pembuluh darah ke leher menghasilkan udara yang terperangkap di bawah kulit, disebut emfisema subkutan.

Sang wanita memerlukan pembedahan untuk mengambil tulang ikan tersebut, dan setelahnya ia mendapat resep obat antibiotik untuk mencegah infeksi.

Setelah lima hari di rumah sakit, gejalanya, termasuk emfisema subkutan, sudah sembuh sehingga dia bisa pulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bentuknya Terlalu Unik, Desain Sepatu Yeezy Diejek Mirip Tulang Ikan

Bentuknya Terlalu Unik, Desain Sepatu Yeezy Diejek Mirip Tulang Ikan

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2020 | 09:31 WIB

Kanye West Unggah Desain Terbaru Sepatu Yeezy, Diejek Mirip Tulang Ikan

Kanye West Unggah Desain Terbaru Sepatu Yeezy, Diejek Mirip Tulang Ikan

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2020 | 18:49 WIB

Alami Sakit Perut Parah, Dokter Temukan Tulang Ikan di Hati Wanita ini!

Alami Sakit Perut Parah, Dokter Temukan Tulang Ikan di Hati Wanita ini!

Health | Minggu, 12 Januari 2020 | 10:33 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×