Sering Lemas Usai Sembuh Dari Covid-19? Ini Yang Harus Dilakukan

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Kamis, 29 April 2021 | 12:05 WIB
Sering Lemas Usai Sembuh Dari Covid-19? Ini Yang Harus Dilakukan
Ilustrasi lemas. [Shutterstock]

Suara.com - Pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal. Mulai dari kebiasaan beraktivitas, sampai kebiasaan berbelanja. Tidak hanya itu, penularan juga terus meningkat, sehingga Covid-19 belum dinyatakan benar-benar selesai.

Selain itu, sejumlah pasien Covid-19 yang telah sembuh seringkali merasa lemah.

Melansir dari Times Of India, pasien Covid-19 yang memiliki gejala ringan, butuh perawatan sekitar dua minggu untuk pulih. Sementara itu, pasien dengan infeksi sedang dan berat juga butuh waktu sekitar empat minggu.

Setelah pasien pulih dan sembuh dari Covid-19, banyak pasien yang mengalami kelemahan pada tubuh. Situasi ini perlu adanya pasien untuk menjaga diri, salah satunya mengkonsumsi makanan yang sehat.

Jika salah satu orang terdekat Anda baru sembuh dan mengalami kelemahan, ini yang harus dilakukan.

Konsumsi banyak buah

Ilustrasi Makan Buah dan Sayur untuk Jaga Kesehatan Usus. (Shutterstock)
Ilustrasi Makan Buah dan Sayur untuk Jaga Kesehatan Usus. (Shutterstock)

Pastikan konsumsi buah untuk menghilangkan rasa lemah dalam tubuh. Seperti delima, jeruk, apel, dan pepaya. Selain dimakan langsung, tentu bisa dikonsumsilewat jus buah, sehingga kandungan dalam buah baik untuk nutrisi tubuh.

Minum susu hangat

Sebelum tidur, untuk menangkal rasa lemah bisa konsumsi susu hangat dengan kunyit. Sehingga susu dapat membantu memperkuat tulang, sekaligus membasmi lemah dalam tubuh.

Konsumsi banyak sayuran

Mengkonsumsi sayuran sangat penting untuk tubuh. Karena itu, perlu konsumsi sayuran seperti bayam, wortel, tomat, dan sayur bit. Tidak hanya baik bagi tubuh, melainkan juga memiliki kandungan mineral dan vitamin. Sehingga kandungan tersebut bisa menangkal rasa lemah pada tubuh.

Konsumsi makanan protein dan kaya antioksidan

Mengkonsumsi makanan protein dan antioksidan sangat penting untuk menangkal rasa lemah dalam tubuh. Tidak hanya itu, makanan protein dan kaya antioksidan juga baik untuk kekebalan tubuh, sekaligus menyehatkan.

Konsumi multivitamin

Untuk membasmi rasa lemah pada tubuh, perlu konsusmsi multivitamin, seperti vitamin C sesuai anjuran dokter. Walaupun negatif Covid-19, jangan sampai tidak mengkonsumsi vitamin. Karena, multivitamin membantu mengeluarkan racun dalam tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Health: Varian Virus Corona India Berbahaya, Turki Lockdown Lagi

Hits Health: Varian Virus Corona India Berbahaya, Turki Lockdown Lagi

Health | Kamis, 29 April 2021 | 10:58 WIB

Viral Dua Pemuda Apit Jenazah Ibu Naik Motor, Ini yang Terjadi

Viral Dua Pemuda Apit Jenazah Ibu Naik Motor, Ini yang Terjadi

Lampung | Kamis, 29 April 2021 | 10:43 WIB

Apa yang Membuat Varian Virus Corona India Lebih Berbahaya?

Apa yang Membuat Varian Virus Corona India Lebih Berbahaya?

Health | Kamis, 29 April 2021 | 10:34 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB