Badan POM Keluarkan Izin Penggunaan Vaksin Covid-19 Merek Sinopharm

Risna Halidi, Lilis Varwati

Jum'at, 30 April 2021 | 11:29 WIB
Badan POM Keluarkan Izin Penggunaan Vaksin Covid-19 Merek Sinopharm
Seorang staf medis mengambil sampel vaksin COVID-19 nonaktif di sebuah pabrik produksi vaksin milik China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) di Beijing, China, 11 April 2020. China telah menyetujui dua kandidat vaksin COVID-19 nonaktif untuk uji klinis. Dua kandidat vaksin tersebut dikembangkan oleh Institut Produk Biologi Wuhan di bawah China National Pharmaceutical Group (Sinopharm) dan Sinovac Research and Development Co.Ltd, sebuah perusahaan yang berbasis di Beijing. ANTARA FOTO/Xinhua/Zhang Yuwei/pras.

Suara.com - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorisation (EUA) untuk vaksin Covid-19 Sinopharm.

Kepala BPOM Penny Lukito menyampaikan, nantinya ketersediaan vaksin tersebut akan digunakan untuk program vaksin gotong royong.

"Bertambah satu lagi jenis vaksin yang saya kira nanti akan digunakan sebagai vaksin gotong-royong. Karena kita semua ingin segera mencapai herd imunity secepatnya dengan berbagai jenis vaksin secara bertahap."

"Pada hari ini kami menyampaikan pengumuman bahwa sudah diberikan emergency use authorisation untuk vaksin produksi Beijing yang salah satu unit dari Sinopharm," jelas Penny dalam konferensi pers daring, Jumat (30/4/2021).

Penny menambahkan, Sinopharm termasuk jenis vaksin inactivated atau virus yang dimatikan.

Dari hasil evaluasi keamanan, khasiat, dan mutu yang dilakukan BPOM dan sejumlah tim ahli, secara keseluruhan terkait mutu data produksi ataupun data dari studi praklinik dan klinik disimpulkan profil keamanan yang dapat ditoleransi dengan baik.

Ia juga menambahkan, penyuntikan vaksin Sinopharm dua dosis akan diberikan dengan selang waktu 21-28 hari. 

"Uji klinis fase 3 yang telah dilakukan di Uni Emirat Arab dan beberapa negara lain dengan subjek sekitar 42.000 menunjukkan efikasi vaksin sebesar 78 persen. Dan pengukuran imunogenitasnya, setelah 14 hari penyuntikan dosis kedua, presentasi subjek yang terbentuk antibodi pada saat uji klinik netralisasinya adalah 99,52 persen pada orang dewasa dan 100 persen pada lansia," jelas Penny.

Terkait efek samping, hanya sedikit kasus yang terjadi selama pelaksanaan uji klinik. Efek samping yang paling sering dilaporkan adalah kategori ringan seperti bengkak, rasa sakit, kemerahan yang hanya terjadi pada sekitar 0,01 persen relawan penelitian.

baca juga

Demikian pula dengan efek samping lokal berat hanya terjadi sekitat 0,01 persen. Sedangkan efek samping sistemik yang dilaporkan berupa sakit kepala 12 persen, nyeri otot, hingga batuk.

"Efek samping yang serius dalam uji sistemik adalah sakit kepala, nyeri otot, ini juga kecil 0,01 persen. Jadi dari aspek keamanan baik kategorinya," tuturnya.

Vaksin Sinopharm tersebut dijadwalkan akan tiba di Indonesia siang ini. Setibanya di tanah air, Badan POM akan kembali melakukan proses cek lagi yang disebut proses pelulusan produk yang akan memakan waktu 3 hari.

"Setelah diberikan kelulusan produk maka vaksin tersebut siap digunakan dalam program vaksinasi," pungkas Penny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dewi Rezer Divaksin, Ketakutan Sampai Genggam Tangan Marcelino Lefrandt

Dewi Rezer Divaksin, Ketakutan Sampai Genggam Tangan Marcelino Lefrandt

Entertainment | Jum'at, 30 April 2021 | 11:18 WIB

Vaksinasi Mandiri, BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin Sinopharm Asal China

Vaksinasi Mandiri, BPOM Terbitkan Izin Darurat Vaksin Sinopharm Asal China

News | Jum'at, 30 April 2021 | 11:01 WIB

Agar Sistem Kekebalan Berfungsi Baik, Hindari 2 Makanan Ini Usai Vaksinasi

Agar Sistem Kekebalan Berfungsi Baik, Hindari 2 Makanan Ini Usai Vaksinasi

Health | Jum'at, 30 April 2021 | 10:35 WIB

Terkini

Korupsi Haji, Saksi Ungkap Dengar Kabar Yaqut Ingin Gunakan Uang dari Gus Alex untuk Ambil Alih PKB

Korupsi Haji, Saksi Ungkap Dengar Kabar Yaqut Ingin Gunakan Uang dari Gus Alex untuk Ambil Alih PKB

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:34 WIB

Ganjil Genap Bikin Omzet Mal di Jakarta Turun, Dishub Siapkan Evaluasi

Ganjil Genap Bikin Omzet Mal di Jakarta Turun, Dishub Siapkan Evaluasi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Gapasdap Usulkan Infrastruktur Ketapang-Gilimanuk Masuk Proyek Strategis Nasional

Gapasdap Usulkan Infrastruktur Ketapang-Gilimanuk Masuk Proyek Strategis Nasional

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Prabowo Tambah 2 Wamenkeu, Suahasil Kini Didampingi 3 Wakil

Prabowo Tambah 2 Wamenkeu, Suahasil Kini Didampingi 3 Wakil

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Di Aik Berik, Marwita Menemukan Cara Lain Menghidupkan Hutan dari Lobe-Lobe Hingga Kopi

Di Aik Berik, Marwita Menemukan Cara Lain Menghidupkan Hutan dari Lobe-Lobe Hingga Kopi

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Ulasan Minggat: Lima Sekawan Hadapi Penyeludup Misterius di Pulau Kirrin!

Ulasan Minggat: Lima Sekawan Hadapi Penyeludup Misterius di Pulau Kirrin!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:30 WIB

IHSG Tetap Betah di Zona Merah Setelah Reshuffle Kabinet

IHSG Tetap Betah di Zona Merah Setelah Reshuffle Kabinet

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

Pernah Jadi Kapolda hingga Wakapolri! Rekam Jejak Dedi Prasetyo yang Dipercaya Prabowo Pimpin BRAN

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:23 WIB

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

Jemaah Bayar USD4 Ribu untuk Kuota Tambahan Haji, Uang Disimpan di Apartemen

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Prabowo Lantik 2 Wamenkeu Baru: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:21 WIB

×