Protein Lonjakan pada Virus Corona Memainkan Peran Kunci pada Penyakitnya

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Senin, 03 Mei 2021 | 07:06 WIB
Protein Lonjakan pada Virus Corona Memainkan Peran Kunci pada Penyakitnya
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Para ilmuwan sudah lama mengetahui bahwa protein lonjakan khas SARS-CoV-2 membantu virus menginfeksi inangnya dengan menempel pada sel-sel sehat. Sekarang, sebuah studi baru menunjukkan protein ini juga memainkan peran kunci dalam penyakit itu sendiri.

Studi yang ditulis dalam makalah yang terbit pada Jumat, (30/4/2021) di Circulation Research menunjukkan bagaimana SARS-CoV-2 merusak dan menyerang sistem vaskular di tingkat sel.

Dalam studi ini, peneliti Salk dan ilmuwan dari University of California San Diego menciptakan psudovirus (virus yang direkayasa) yang dikelilingi oleh protein lonjakan virus corona, tetapi ini tidak mengandung virus yang asli.

Paparan pseudovirus ini mengakibatkan kerusakan pada paru-paru dan arteri hewan yang diujicobakan. Hal ini membuktikan bahwa protein lonjakan saja sudah cukup menyebabkan penyakit.

Sebab, dilansir Medical Xpress, sampel jaringan menunjukkan peradangan pada sel endotel yang melapisi dinsing arteri pulmonalis.

COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

Tim kemudian mereplikasi proses ini di laboratorium, mengekspos sel endotel yang sehat (yang melapisi arteri) ke protein lonjakan.

Studi menunjukkan protein lonjakan merusak sel dengan mengikat reseptor ACE2. Pengikatan ini mengganggu pensinyalan molekul ACE ke mitokondria (organel yang menghasilkan energi untuk sel), menyebabkan mitokondria menjadi rusak dan terfragmentasi.

Penelitian sebelum ini menunjukkan efek yang sama ketika sel terkena virus SARS-COV-2, tetapi ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa kerusakan terjadi ketika sel terkena protein lonjakan itu sendiri.

"Jika Anda menghilangkan kemampuan replikasi virus , virus masih memiliki dampak merusak pada sel vaskular, hanya berdasarkan kemampuan untuk mengikat reseptor ACE2 ini, reseptor protein S," ujar penulis senior Asisten Profesor Riset Uri Manor.

baca juga

"Studi lebih lanjut dengan protein lonjakan mutan juga akan memberikan wawasan baru terhadap infektivitas dan tingkat keparahan SARS-CoV-2 mutan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darurat Covid-19, Tempat Tidur RS di Pekanbaru Nyaris Penuh

Darurat Covid-19, Tempat Tidur RS di Pekanbaru Nyaris Penuh

Riau | Senin, 03 Mei 2021 | 05:44 WIB

Anak Sakit Virus Corona Dirawat di Rumah Sakit, Berisiko Kena Long Covid-19

Anak Sakit Virus Corona Dirawat di Rumah Sakit, Berisiko Kena Long Covid-19

Tekno | Minggu, 02 Mei 2021 | 06:05 WIB

Untuk Mengikat Sel Menusia, Protein Lonjakan Virus Corona Berubah 10 Kali!

Untuk Mengikat Sel Menusia, Protein Lonjakan Virus Corona Berubah 10 Kali!

Health | Rabu, 30 September 2020 | 14:54 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×