Untuk Mengikat Sel Menusia, Protein Lonjakan Virus Corona Berubah 10 Kali!

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 30 September 2020 | 14:54 WIB
Untuk Mengikat Sel Menusia, Protein Lonjakan Virus Corona Berubah 10 Kali!
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

Suara.com - Virus corona jenis baru atau SARS-CoV-2 menggunakan protein lonjakan, yang berbentuk seperti paku, untuk menempel dan menyerang sel manusia. Tapi untuk melakukannya, menurut sebuah studi, paku akan berubah menjadi setidaknya 10 bentuk berbeda.

Pada awal pandemi Covid-19, ilmuwan dengan cepat mengidentifikasi struktur protein lonjakan pada virus, yang bisa menjadi target vaksin Covid-19 atau obat Covid-19.

Tetapi, banyak ilmuwan belum tahu interaksi protein lonjakan dengan reseptor protein ACE2, 'pintu' virus untuk memasuki sel manusia.

"Protein lonjakan adalah fokus dari begitu banyak penelitian saat ini," kata salah satu penulis utamanya, Donald Benton, peneliti pascadoktoral di Francis Crick Institute's Structural Biology of Disease Processes Laboratory, Inggris, dilansir Live Science.

Setelah melakukan analisis terhadap campuran protein ACE2 dengan protein lonjakan virus di laboratorium, peneliti menemukan protein lonjakan mengalami perubahan bentuk saat mengikat reseptor ACE2.

Perubahan protein lonjakan virus corona (crick.ac.uk/The Francis Crick Institute)
Perubahan protein lonjakan virus corona (crick.ac.uk/The Francis Crick Institute)

Setelah protein lonjakan adalah ikatan pertama, kemudian strukturnya menjadi lebih terbuka untuk mengikat lagi.

Ketiga situs protein lonjakan kemudian mengikat sel, menunjukkan 'inti pusatnya'. Struktur akhir ini memungkinkan virus menyatu dengan membran sel.

Protein lonjakan sangat cepat berubah. Di laboratorium, mereka dapat berubah dalam waktu kurang dari 60 detik. Tetapi ini akan sangat berbeda dalam infeksi yang sebenarnya.

"Ini adalah proses pengikatan reseptor yang sangat rumit dibandingkan dengan kebanyakan protein lonjakan virus. Flu dan HIV memiliki proses aktivasi yang lebih sederhana," kata Benton.

baca juga

Bentin menduga ini adalah bentuk virus corona melindungi diri dari pengenalan antibodi tubuh manusia. Ketika protein lonjakan tertutup, virus menyembunyikan situs yang mengikat reseptor, mungkin menghindari antibodi untuk masuk dan mengikat situs tersebut.

Meski begitu, hal ini tetap sulit untuk diketahui, kata Antoni Wrobel, rekan Benton dari institut yang sama.

Intinya, penelitian ini mengungkapkan banyaknya permukaan pada protein lonjakan yang terpapar selama infeksi, karena berbagai bentuk mengungkap bagian lain yang sebelumnya tersembunyi.

Benton dan Wrobel berharap studi selanjutnya dapat mencari tahu mengapa virus corona mengalami begitu banyak perubahan korformasi ini, bagaimana perbandingannya dengan jenis virus corona lain dan apakah perubahan ini dapat menjelaskan mengapa SARS-CoV-2 dapat menyebar dengan mudah.

Penemuan ini dipublikasikan pada 17 September di jurnal Nature.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Virus Corona, Jangan Lupa Pakai Masker saat di Toilet Umum!

Cegah Virus Corona, Jangan Lupa Pakai Masker saat di Toilet Umum!

Health | Rabu, 30 September 2020 | 13:41 WIB

Gelandang Liverpool Thiago Alcantara Positif Terjangkit Virus Corona

Gelandang Liverpool Thiago Alcantara Positif Terjangkit Virus Corona

Bola | Rabu, 30 September 2020 | 05:12 WIB

Wow! Ada Lemari Bisa Halau Virus Corona, Berikut Spesifikasinya

Wow! Ada Lemari Bisa Halau Virus Corona, Berikut Spesifikasinya

Riau | Selasa, 29 September 2020 | 20:59 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×