Kebutuhan Meningkat, Farmasi Korea Pasok Alat Uji PCR ke Indonesia

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Senin, 03 Mei 2021 | 14:32 WIB
Kebutuhan Meningkat, Farmasi Korea Pasok Alat Uji PCR ke Indonesia
Alat PCR AccuraDTectSARS-COV-2 RT-q PCR Kit (Dok. Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia)

Suara.com - Permintaan alat uji PCR (Polymerase Chain Reaction) semakin meningkat seiring dengan penyebaran COVID-19 yang juga semakin meluas ke banyak negara, tak terkecuali Indonesia. 

Untuk dapat membantu upaya penanganan virus corona baru ini di Indonesia, perusahaan farmasi asal Korea Selatan PT. Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia mengumumkan telah mendaftarkan alat uji PCR buatannya dalam E-Katalog Indonesia.

Dengan pendaftaran yang dilakukan pada 30 April 2021 lalu, masyarakat Indonesia kini dapat menggunakan alat uji PCR bernama 'AccuraDTectSARS-COV-2 RT-q PCR Kit' tersebut melalui program jaminan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah.

"Sebagai penyedia alat uji PCR buatan Korea pertama yang telah terdaftar dalam E-Katalog, kami berharap alat uji berkualitas yang disediakan oleh Daewoong dapat membantu upaya penanganan COVID-19 di Indonesia," jelas Sengho Jeon, CEO PT. Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia dalam siaran pers yang Suara.com terima.

Alat Uji PCR AccuraDTect SARS-Cov-2 RT-qPCR dari PT. Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia merupakan alat uji molekuler yang memanfaatkan metode amplifikasi gen RT-qPCR (Reverse Tanscription Polymerase Chain Reaction) untuk mendeteksi infeksi virus COVID-19.

AccuraDTect tidak hanya menargetkan gen N2, yang merupakan target gen virus COVID-19 sesuai dengan arahan Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS), tetapi juga leader sequence yang memiliki jumlah gen N2 yang sama atau lebih yang ditemukan pada sel terinfeksi virus. 

"Alat uji ini memiliki tingkat sensitivitas tinggi dan dapat mendiagnosis infeksi virus dalam waktu empat jam setelah pengambilan sampel. Berkat kinerjanya yang luar biasa, AccuraDTect menerima sertifikasi CE-IVD dari Eropa pada bulan Maret tahun lalu dan memperoleh izin untuk penggunaan darurat di Peru dan Singapura," jelasnya lagi.

Alat uji PCR dari Daewoong Pharmaceutical ini dikembangkan oleh Genomictree, sebuah perusahaan kesehatan asal Korea yang memiliki spesialisasi di bidang sistem pengujian in vitro untuk mendeteksi dini penyakit kanker. 

Daewoong Pharmaceutical juga memegang hak distribusi global untuk alat uji PCR ini. Pada bulan Oktober tahun lalu, perusahaan telah mendapatkan izin dari pemerintah Indonesia untuk menjual alat uji PCR ini melalui Izin penggunaan darurat. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sembuh dari Virus Corona Covid-19, Kapan Waktu Tepat untuk Suntik Vaksin?

Sembuh dari Virus Corona Covid-19, Kapan Waktu Tepat untuk Suntik Vaksin?

Health | Senin, 03 Mei 2021 | 14:28 WIB

Korban Covid-19 di India Terus Bertambah, Petugas Pakai Krematorium Anjing

Korban Covid-19 di India Terus Bertambah, Petugas Pakai Krematorium Anjing

News | Senin, 03 Mei 2021 | 14:13 WIB

Kasus Covid-19 Riau Mengkhawatirkan, ASN Pemkot Pekanbaru Kembali WFH

Kasus Covid-19 Riau Mengkhawatirkan, ASN Pemkot Pekanbaru Kembali WFH

Riau | Senin, 03 Mei 2021 | 14:20 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×