alexametrics

Dalam 5 Hari, 8.080 Warga Yogyakarta Telah Divaksin di Sentra Vaksinasi Ini

Bimo Aria Fundrika
Dalam 5 Hari, 8.080 Warga Yogyakarta Telah Divaksin di Sentra Vaksinasi Ini
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Bahkan Sentra Vaksinasi COVID-19 Traveloka telah melampaui target vaksinasi yang awalnya berjumlah 7.500 dengan melayani 8.080 warga Yogyakarta.

Suara.com - Pemerintah Indonesia masih terus berupaya untuk menggenjot program vaksinasi Covid-19. Seperti diketahui, vaksinasi sendiri menjadi salah satu cara untuk bisa menghentikan pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari satu tahun.

Di samping pemerintah, upaya pihak swasta juga turut berperan dalam percepatan program vaksinasi Covid-19. Salah satunya yang dilakukan Traveloka, yang telah membuka operasional Sentra Vaksinasi COVID-19 Traveloka yang berlokasi di Jogja Expo Center (JEC).

Bahkan Sentra Vaksinasi COVID-19 Traveloka telah melampaui target vaksinasi yang awalnya berjumlah 7.500 dengan melayani 8.080 warga Yogyakarta. Adapun rinciannya terdiri dari 4.086 kalangan lanjut usia, 2.748 pekerja pariwisata, dan 1.246 tenaga pengajar. Demikian seperti dalam keterangan yang diterima Suara.com, Selasa, (4/5/2021).

Pencapaian ini berangkat dari kolaborasi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan, sebuah contoh nyata dari kerjasama pemerintah dengan swasta (public-private partnership), serta pemanfaatan teknologi melalui platform Traveloka guna memastikan proses registrasi yang lancar.

Baca Juga: Bill Gates Enggan Berbagi Teknologi Vaksin Covid-19 ke Negara Berkembang

Photo 2: Layanan Sentra Vaksinasi Covid-19 Traveloka  senantiasa menerapkan proses pengecekan kesehatan yang ketat sebelum memberikan suntikan vaksin, mulai dari pengukuran suhu tubuh, tekanan darah, hingga mengajukan beberapa pertanyaan terkait riwayat penyakit pasien pada hari peresmian (26/4).
Photo 2: Layanan Sentra Vaksinasi Covid-19 Traveloka senantiasa menerapkan proses pengecekan kesehatan yang ketat sebelum memberikan suntikan vaksin, mulai dari pengukuran suhu tubuh, tekanan darah, hingga mengajukan beberapa pertanyaan terkait riwayat penyakit pasien pada hari peresmian (26/4).

“Kami sangat berharap warga DIY yang sudah mendapatkan vaksinasi dapat memiliki imunitas lebih baik sehingga tujuan pemulihan sosio-ekonomi nasional dapat berjalan sesuai dengan rencana. Di sisi lain, kami senantiasa mengimbau masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi untuk tetap menjaga protokol kesehatan, dengan mencuci tangan, menggunakan masker dan menjauhi kerumunan.” ujar Albert, Co-Founder, Traveloka.

Guna memenuhi kriteria vaksinasi yang ideal, Traveloka akan kembali menyelenggarakan vaksin tahap kedua bagi warga Yogyakarta pada tanggal 24, 25, 27, 28 dan 29 Mei 2021 di lokasi yang sama.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) diperkirakan berada pada angka 4,1 persen tahun 2020 dan diprediksi kondisi pariwisata akan normal kembali pada 2024 dengan kontribusi diperkirakan 4,5 persen.

Yogyakarta yang merupakan kota pendidikan adalah salah satu destinasi pariwisata penting di Indonesia. Dinas Pariwisata DIY mencatat, pandemi COVID-19 yang melanda sejak tahun 2020 tentunya berdampak kepada kunjungan wisatawan dengan penurunan drastis sebesar 68% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Namun, seiring dengan pemberlakuan kebijakan-kebijakan new normal serta masyarakat maupun wisatawan yang semakin membiasakan diri dengan Protokol Keamanan dan Kesehatan, jumlah kunjungan wisata ke Yogyakarta pun mulai mengalami peningkatan pada kuartal keempat tahun 2020 dan diharapkan untuk terus bertumbuh.

Baca Juga: Guru di Sukabumi yang Lumpuh Usai Divaksin Diduga Terkena Sindrom Langka

Komentar