Bill Gates Enggan Berbagi Teknologi Vaksin Covid-19 ke Negara Berkembang

Dythia Novianty

Selasa, 04 Mei 2021 | 09:00 WIB
Bill Gates Enggan Berbagi Teknologi Vaksin Covid-19 ke Negara Berkembang
Pendiri Microsoft, Bill Gates. [Jim Watson/AFP]

Suara.com - Tokoh teknologi dan pendiri Microsoft Bill Gates menuai kritik setelah baru-baru ini wawancara. Dirinya menyatakan, keengganannya untuk berbagi teknologi vaksin Covid-19 dengan negara berkembang seperti India.

Meskipun Bill Gates mengutip masalah keamanan dan mengatakan, akan terlalu mahal untuk membagikan paten vaksin dengan negara berkembang.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Gates ditanya apakah akan lebih baik untuk membagikan hak kekayaan intelektual pada vaksin Covid-19 dengan negara-negara berkembang.

Dia jawab dengan mengatakan "Tidak".

Pada 2015, Gates telah memperingatkan dunia tentang pandemi dalam TED talk.

Dia mengatakan bahwa pandemi akan terjadi dalam dekade berikutnya dan akan membunuh lebih dari 30 juta orang dalam enam bulan, mirip dengan pandemi 1918 yang menewaskan lebih dari 50 juta orang.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

"Dunia perlu mempersiapkan diri untuk pandemi dengan cara yang sama seriusnya dengan persiapan untuk perang," kata Gates dalam pidatonya di TED.

Hal yang terjadi selanjutnya adalah teori konspirasi yang menyatakan bahwa Gates memperkenalkan virus di laboratorium.

Beberapa pihak mengklaim bahwa Bill Gates telah mengembangkan vaksin yang akan mengendalikan dan menghilangkan populasi dunia melalui microchip.

baca juga

Bill Gates menolak teori-teori ini dengan menyebutnya bodoh. Dia telah mencatat bahwa yayasan mereka mendapat uang untuk membeli vaksin, jadi penting untuk berbicara tentang bahaya pandemi.

Sekarang, Bill Gates, dalam sebuah wawancara, mengatakan sesuatu yang tidak hanya tidak disukai para pengkritiknya tetapi juga masyarakat umum.

Apa yang dikatakan Bill Gates ketika ditanya apakah teknologi vaksin Covid-19 harus dibagikan dengan negara berkembang

"Hal yang menahan banyak hal, dalam kasus ini, bukanlah kekayaan intelektual. Ini tidak seperti ada pabrik vaksin yang menganggur, dengan persetujuan peraturan, yang membuat vaksin yang secara ajaib aman," kata Bill Gates dilansir laman India Today, Selasa (4/5/2021).

Laporan dan kritikus melihat ini sebagai langkah egois yang mencatat bahwa menolak paten atau formula vaksin untuk negara berkembang, akan memungkinkan mereka menyuntik orang dengan vaksin yang lebih murah.

Bukan tanpa alasan, menurut Bill Gates, tidak mungkin sebuah perusahaan memindahkan vaksin ke negara berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Mutasi Virus Corona India dan Afrika Selatan Sudah Masuk Indonesia

Waspada! Mutasi Virus Corona India dan Afrika Selatan Sudah Masuk Indonesia

Kaltim | Senin, 03 Mei 2021 | 15:19 WIB

Mutasi Covid-19 India dan Afsel Sudah Masuk Indonesia, di Jakarta dan Bali

Mutasi Covid-19 India dan Afsel Sudah Masuk Indonesia, di Jakarta dan Bali

News | Senin, 03 Mei 2021 | 13:40 WIB

Bisakah Merokok Berpengaruh pada Vaksinasi Covid-19? Berikut Penjabarannya

Bisakah Merokok Berpengaruh pada Vaksinasi Covid-19? Berikut Penjabarannya

Health | Senin, 03 Mei 2021 | 13:49 WIB

Negara-negara Tetangga India Waspadai Sebaran Varian Covid Mutan Ganda

Negara-negara Tetangga India Waspadai Sebaran Varian Covid Mutan Ganda

News | Senin, 03 Mei 2021 | 12:40 WIB

Covid di India Makin Parah: RS Kekurangan Oksigen, Pasien Antre 12 Jam

Covid di India Makin Parah: RS Kekurangan Oksigen, Pasien Antre 12 Jam

News | Senin, 03 Mei 2021 | 12:26 WIB

Fasilitas Oksigen 'Drive-Thru'  Kuil Sikh Jadi Penyelamat Warga India

Fasilitas Oksigen 'Drive-Thru' Kuil Sikh Jadi Penyelamat Warga India

Video | Senin, 03 Mei 2021 | 13:00 WIB

Terkini

Tak Bisa Lagi Pakai NIK Orang Lain, Registrasi SIM Kini Wajib Scan Wajah

Tak Bisa Lagi Pakai NIK Orang Lain, Registrasi SIM Kini Wajib Scan Wajah

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:48 WIB

Reddit Kembali Dibuka di Indonesia, Komdigi Ungkap Alasan dan Syaratnya

Reddit Kembali Dibuka di Indonesia, Komdigi Ungkap Alasan dan Syaratnya

Tekno | Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:17 WIB

8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:35 WIB

Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama

Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:14 WIB

XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja

XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:16 WIB

Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!

Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:20 WIB

3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang

3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:00 WIB

Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km

Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:18 WIB

Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!

Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!

Tekno | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:48 WIB

Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas

Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:24 WIB

×