Andai China Jujur dari Awal, Covid-19 Bisa Selesai Dalam Hitungan Bulan

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 06 Mei 2021 | 11:48 WIB
Andai China Jujur dari Awal, Covid-19 Bisa Selesai Dalam Hitungan Bulan
Ilustrasi Pandemi. (Pexels)

Suara.com - Seorang anggota komite penasihat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Jamie Metzl mengatakan, para ahli bisa saja mengetahui asal usul Covid-19 hanya dalam beberapa bulan, jika China terbuka terhadap data menyeluruh terkait virus corona baru tersebut.

Hingga kini memang belum diketahui asal dan penyebab munculnya virus corona penyebab pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia.

Menurut Metzl, sejak awal setelah wabah Covid-19 terjadi, pihak berwenang China secara sistematis menghancurkan sampel biologis, menyembunyikan database dan catatan lain, memenjarakan jurnalis warga, hingga secara tegas melarang ilmuwan China untuk menulis atau mengatakan apa pun tentang asal pandemi tanpa persetujuan pemerintah sebelumnya.

"Jika saat ini kami memiliki akses penuh dan tidak terbatas ke semua catatan, sampel, dan personel penting yang relevan di China, saya yakin ada kemungkinan nyata kami dapat mengidentifikasi sumber pandemi dalam beberapa bulan," ucapnya dalam wawancara bersama Fox News.

Metzl adalah seorang konseptor utama dan salah satu penyelenggara surat terbuka yang dikeluarkan oleh para ahli dari seluruh dunia pada tanggal 30 April, yang ditujukan kepada dewan eksekutif WHO.

Surat tersebut mendukung seruan Direktur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus untuk penyelidikan penuh atas semua hipotesis asal Covid-19, termasuk insiden terkait laboratorium.

Metzl mengatakan resolusi Majelis Kesehatan Dunia dari tahun lalu memiliki kesalahan fatal dalam menyerukan studi tentang asal-usul zoonosis virus daripada penyelidikan penuh ke dalam asal-usul pandemi. 

Sebuah laporan bersama dirilis pada akhir Maret menyusul studi tim ahli internasional yang dibentuk WHO di Wuhan, dari pertengahan Januari hingga pertengahan Februari.

Temuan tersebut mencantumkan pengenalan melalui inang perantara diikuti oleh penularan zoonosis kemungkinan besar sebagai akar dari penyebaran awal. Sementara virus buatan laboratorium dianggap sangat tidak mungkin.

Meski begitu Dirjen WHO Tedros menyatakan bahwa semua hipotesis tetap jadi pertimbangan terlebih sumber virus belum diidentifikasi.

"Sejauh menyangkut WHO, semua hipotesis tetap di atas meja," kata Tedros sebelumnya. 

“Laporan ini adalah permulaan yang sangat penting, tetapi ini bukanlah akhir. Kami belum menemukan sumber virusnya, dan kami harus terus mengikuti ilmu pengetahuan dan tidak meninggalkan kebutuhan bisnis yang terlewat seperti yang kami lakukan."

"Menemukan asal mula virus membutuhkan waktu dan kami berhutang kepada dunia untuk menemukan sumbernya sehingga kami dapat bersama-sama mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko terulangnya hal ini. Tidak ada satu pun perjalanan penelitian yang dapat memberikan semua jawaban," paparnya.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying, dalam sebuah pengarahan pada 31 Maret,  memperingatkan bahwa mempolitisasi masalah tersebut hanya akan menghambat studi asal-usul Covid-19. Sementara ia menyarankan penyelidikan dialihkan fokus ke negara lain, termasuk laboratorium militer AS di Fort Detrick, Md. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Pemudik Sudah Masuk Solo, Ternyata Ada yang Positif Covid-19

Ratusan Pemudik Sudah Masuk Solo, Ternyata Ada yang Positif Covid-19

Jawa Tengah | Kamis, 06 Mei 2021 | 11:34 WIB

Update 6 Mei: RSD Wisma Atlet Rawat 1.381 Pasien Positif Covid-19

Update 6 Mei: RSD Wisma Atlet Rawat 1.381 Pasien Positif Covid-19

News | Kamis, 06 Mei 2021 | 11:17 WIB

Alasan Dunia Perlu Khawatir soal Krisis Covid-19 di India

Alasan Dunia Perlu Khawatir soal Krisis Covid-19 di India

Video | Kamis, 06 Mei 2021 | 11:30 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB