Awas, Kebanyakan atau Kurang Tidur Berbahaya bagi Kesehatan Jantung

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 06 Mei 2021 | 12:14 WIB
Awas, Kebanyakan atau Kurang Tidur Berbahaya bagi Kesehatan Jantung
Ilustrasi tidur. [Pexels]

Suara.com - Orang yang kurang tidur atau kebanyakan lebih berisiko alami penyakit jantung. Dalam hal ini, orang yang tidur enam hingga tujuh jam setiap malam memiliki peluang terendah untuk meninggal akibat serangan jantung atau stroke bila dibandingkan dengan mereka kurang atau lebih dari itu.

Melansir dari Medical Xpress, penelitian yang dipresentasikan di American College of Cardiology's 70th Annual Scientific Session mengeksplorasi hubungan antara risiko kardiovaskular dasar dan durasi tidur. Studi ini menambah bukti bahwa tidur dapat memainkan peran yang menentukan dalam risiko penyakit jantung seseorang.

"Tidur sering diabaikan sebagai sesuatu yang mungkin berperan dalam penyakit kardiovaskular dan itu mungkin salah satu cara yang paling hemat biaya untuk menurunkan risiko kardiovaskular," kata Kartik Gupta, MD, Divisi Penyakit Dalam, Rumah Sakit Henry Ford di Detroit dan penulis utama studi ini.

"Berdasarkan data kami, tidur enam hingga tujuh jam semalam dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik," imbuhnya.

Untuk kajian tersebut, Gupta dan timnya memasukkan data dari 14.079 peserta pada Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional 2005-2010. Peserta diikuti selama rata-rata 7,5 tahun untuk menentukan apakah mereka meninggal karena serangan jantung, gagal jantung, atau stroke.

Ilustrasi tidur nyenyak (Pixabay/xiangying_xu)
Ilustrasi tidur nyenyak (Pixabay/xiangying_xu)

"Peserta yang tidur kurang dari enam jam atau lebih dari tujuh jam memiliki kemungkinan kematian yang lebih tinggi akibat penyakit jantung. Namun, skor risiko ASCVD (penyakit kardiovaskular aterosklerotik) sama pada mereka yang tidur enam hingga tujuh jam dibandingkan lebih dari tujuh jam," kata Gupta.

Sementara tingkat protein C-reaktif (CRP), penanda inflamasi utama yang diketahui terkait dengan penyakit jantung juga lebih tinggi pada peserta dengan durasi tidur yang lebih lama atau lebih pendek dari 6 atau 7 jam.

"Peserta yang tidur kurang atau lebih dari enam sampai tujuh jam memiliki skor risiko ASCVD yang lebih tinggi, yang kemungkinan didorong oleh peradangan yang meningkat ," ujar Gupta menambahkan. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Cegah Sakit Jantung, Ini Manfaat Perbanyak Konsumsi Sayuran Hijau

Bisa Cegah Sakit Jantung, Ini Manfaat Perbanyak Konsumsi Sayuran Hijau

Health | Kamis, 06 Mei 2021 | 07:28 WIB

Hits Health: Mentega Tingkatkan Risiko Jantung, India Pecah Rekor Lagi

Hits Health: Mentega Tingkatkan Risiko Jantung, India Pecah Rekor Lagi

Health | Senin, 26 April 2021 | 10:05 WIB

Ini Saran Dokter Bagi Pasien Penyakit Jantung yang Ingin Berpuasa Ramadhan

Ini Saran Dokter Bagi Pasien Penyakit Jantung yang Ingin Berpuasa Ramadhan

Health | Senin, 26 April 2021 | 09:17 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×