Pfizer Ajukan Izin Vaksin Covid-19 Untuk Anak Dua Hingga 11 Tahun

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 06 Mei 2021 | 16:10 WIB
Pfizer Ajukan Izin Vaksin Covid-19 Untuk Anak Dua Hingga 11 Tahun
Sebuah botol vaksin Pfizer untuk Covid-19 di sebuah rumah sakit di Le Mans, Prancis. [AFP/Jean Francois Monier]

Suara.com - Hingga saat ini pengembangan vaksin Covid-19 untuk anak masih terus dilakukan. Salah satunya yang dilakukan oleh Pfizer.

Dilansir dari CNN, perusahaan farmasi itu dikabarkan tengah mengembangkan vaksin bagi kelompok usia 2 - 11 tahun.  Sebagaimana diungkap oleh Pfizer, rencana vaksinasi anak ini akan dilaksanakan pada September mendatang.

“Kami berharap bisa mengajukan untuk vaksinasi bagi kelompok anak, termasuk berusia 2-5 tahun dan usia 5-11 tahun di bulan September,” ungkap CEO Pfizer Albert Bourla.

Kini Pfizer juga telah mengajukan izin penggunaan darurat vaksin bagi remaja dan anak-anak. Sehingga, pengajuan tersebut bisa disahkan oleh FDA (Food and Drug Administration) pada awal minggu depan.

Albert Bourla mengatakan, data keamanan vaksin fase dua dari studi Pfizer sedang berlangsung pada perempuan hamil, yang diharapkan dapat tercapai pada akhir Juli dan awal Agustus.

Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Cokun)
Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Cokun)

Tidak hanya vaksin anak, Albert Bourla juga berharap bisa mendapat persetujuan terkait vaksin Covid-19 bagi kelompok usia 16 hingga 85 tahun pada akhir Mei.

Melansir dari Spectrum News 1, saat ini sedang dilakukan distribusi vaksin di bawah Otorisasi Pneggunaan Darurat (EUA) dan FDA, sehingga nantinya persetujuan bisa meredakan kekhawatiran terhadap vaksinasi, dan mempermudah memasarkan vaksinasi.

Belakangan, vaksin produk Pfizer-BioNTech adalah vaksin pertama Amerika Serikat yang diterima pada Desember 2020 lalu, dan telah diberikan sebanyak 131 juta dosis pada 54 juta orang Amerika.

Dikatakan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC), dosis vaksin Pfizer telah dikirim sebanyak lebih dari 165 juta dosis suntikan. Sehingga berharap bisa mencapai 2,5 miliar dosis pada tahun 2021.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Bisa Picu Pembengkakan Kelenjar Getah Bening, Ini Fungsinya

Vaksin Covid-19 Bisa Picu Pembengkakan Kelenjar Getah Bening, Ini Fungsinya

Health | Kamis, 06 Mei 2021 | 14:27 WIB

Kanada Izinkan Vaksin Pfizer untuk Anak Usia 12 Tahun ke Atas

Kanada Izinkan Vaksin Pfizer untuk Anak Usia 12 Tahun ke Atas

Health | Kamis, 06 Mei 2021 | 09:25 WIB

Alur Vaksinasi Covid-19 Terbaru dengan Sistem 2 Meja

Alur Vaksinasi Covid-19 Terbaru dengan Sistem 2 Meja

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 17:21 WIB

Terkini

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

×