Suntik Vaksin Gotong Royong Mulai Habis Lebaran, Siapa Jadi Prioritas?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 06 Mei 2021 | 21:12 WIB
Suntik Vaksin Gotong Royong Mulai Habis Lebaran, Siapa Jadi Prioritas?
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Pemerintah akan memulai program vaksinasi Covid-19 Gotong Royong untuk perusahaan swasta pasca Hari Raya Idulfitri. Jubir Menteri BUMN Arya Sinulingga menyampaikan, prinsipnya program tersebut juga untuk mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok di masyarakat.

"Setelah lebaran, tanggal 17 (Mei) vaksinasi gotong royong dilakukan. Prinsip dasarnya adalah ini bagaimana supaya herd immunity terjadi percepatan. Pemerintah sudah punya program vaksinasi gratis untuk semua rakyat, tetapi dari teman-teman pengusaha, Kadin, mencoba membantu pemerintah dengan cara mau ikutan juga memvaksin karyawannya," kata Arya dalam webinar daring, Kamis (6/5/2021).

Berbeda dengan program vaksin gratis sebelumnya, perusahaan yang telah mendaftar untuk ikut vaksinasi gotong royong akan dikenakan biaya. Namun Arya menegaskan, beban biaya tersebut tidak boleh dilimpahkan kepada karyawan. Sehingga hanya perusahaan yang menanggung.

"Kita sudah buat aturan tidak boleh ada pembebanan biaya dari perusahaan kepada karyawan. Jadinya adalah langkah supaya jangan dijadikan vaksinasi ini jadi sesuatu yang komersil," tegasnya. 

INFOGRAFIS: Apa Bedanya Vaksin Gotong Royong dengan Vaksin Pemerintah?
INFOGRAFIS: Apa Bedanya Vaksin Gotong Royong dengan Vaksin Pemerintah?

Lantaran stok vaksin yang masih terbatas, vaksinasi gotong royong juga akan dilakukan bertahap. Untuk tahap awal baru 500 ribu dosis yang akan diberikan. Sehingga ada prioritas jenis usaha yang didahulukan.

"Yang menerima ini adalah perusahaan yang memang padat karya. Dalam hal ini untuk proses pertama untuk kawan-kawan yang memang manufaktur tekstil akan menjadi prioritas pertama di vaksin program vaksin gotong royong," ucapnya.

Hal serupa disampaikan Wakil Ketua Kadin Shinta Widjaja Kamdani. Untuk vaksinasi tahap awal, wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek) yang akan diprioritas lebih dulu mendapatkan vaksinasi.

"Sesuai arahan pemerintah jadi memang yang diprioritaskan zona merah, daerah Jabotabek awalnya akan dilakukan dengan industri manufaktur yang ada di sekitarnya. Karena mereka yang padat karya, banyak pekerja harus segera di vaksinasi. Mungkin ini salah satu prioritas baik dari segi zona juga sektor. Tapi sekali lagi bukan berarti yang lain tidak akan mendapat, ini hanya menunggu giliran," ucap Sinta.

Sementaa itu, Juru bicara vaksinasi Covid-19 Bio Farma Bambang Heryanto mengatakan bahwa sesuai aturan pemerintah, jenis vaksin yang digunakan akan berbeda dengan yang dipakai untuk program vaksinasi gratis dari pemerintah. Saat ini Bio Farma sudah menyediakan 500 ribu vaksin Sinopharm yang khusus dialokasikan untuk vaksinasi gotong royong.

baca juga

"Sesuai keputusan Kemenkes, Bio farma ditunjuk sebagai yang bertanggung jawab dalam pengadaan. Dari mulai pengadaan sebagai holding untuk Sinopharm ini dilakukan oleh anak usaha Bio Farma yaitu Kimia Farma. Kemudian nanti termasuk dalam pendistribusiannya sampai ke faskes yang diminta oleh perusahaan, bisa faskes swasta ataupun BUMN," ucapnya.

Pelaksanaan vaksinasi boleh dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan manapun asalkan memenuhi syarat, kata Bambang. Hanya saja, ia mengingatkan, bagi fasyankes yang sedang melakukan program vaksinasi gratis dari pemerintah tidak diizinkan melakukan vaksinasi gotong royong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Gotong Royong, WNA yang Terpilih Bisa Ikut Divaksinasi?

Vaksin Gotong Royong, WNA yang Terpilih Bisa Ikut Divaksinasi?

Health | Kamis, 06 Mei 2021 | 20:12 WIB

Lawan Covid-19 Varian Afsel, Keampuhan Vaksin Novavax Tembus 51 Persen

Lawan Covid-19 Varian Afsel, Keampuhan Vaksin Novavax Tembus 51 Persen

Health | Kamis, 06 Mei 2021 | 19:46 WIB

Booster Vaksin Moderna Diklaim Bisa Tangkal Mutasi Covid-19 Afrika Selatan

Booster Vaksin Moderna Diklaim Bisa Tangkal Mutasi Covid-19 Afrika Selatan

Health | Kamis, 06 Mei 2021 | 20:35 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×