Jangan Keliru, Ini Beda Kelelahan Akibat Olahraga dan Serangan Jantung

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Minggu, 09 Mei 2021 | 11:05 WIB
Jangan Keliru, Ini Beda Kelelahan Akibat Olahraga dan Serangan Jantung
Ilustrasi kelelahan olahraga. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang kerap tidak sadar jika ia memiliki masalah jantung. Hal ini lantaran sedikit orang yang tahu perbedaan serangan jantung dan kelelahan, khususnya saat berolahraga.

Padahal menurut Dokter Spesialis Jantunh dan Pembuluh Darah dari Heartology Cardiovascular Center, dr. BRM Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP(K), tanda kelelahan dan serangan jantung sangatlah berbeda.

Ia menjelaskan jika kelelahan akibat berolahraga memiliki tahapan-tahapan tertentu dan prosesnya perlahan. Terlebih kelelahan biasanya akan membaik bahkan hilang saat sudah beristirahat.

Menurut dr. Ario, kondisi kita sulit bernapas saat kelelahan ini disebabkan tubuh berusaha mendapatkan udara lebih banyak karena kekurangan oksigen.

Tapi tanda ini sangat berbeda ketika seseorang mengalami serangan jantung saat berolahraga, yang perlu diperhatikan adalah tanda sesak saat bernapas.

"Namun kalau kondisi tersebut diikuti seperti engap-engapan kayak dadanya berat, dan dengan istirahat enggak membaik, kemudian timbul keluhan yang agak berbeda," terang dr. Ario dalam acara virtual yang diadakan Heartology Cardiovascular Center, Sabtu (8/5/2021).

Salah satu keluhan tak biasa ini adalah keringat dingin yang berbeda dengan keringat saat kelelahan. Biasanya, keringat dingin menimbulkan efek badan yang menggigil saat diterpa angin.

"Nah, itu juga kadang kalau terlalu berat dan capek, misalnya, terjadi kelainan irama jantungnya jadi tidak normal," paparnya.

Adapun tanda terparah dari serangan jantung saat berolahraga yang harus diwaspadai adalah pusing hingga kesulitan melihat. Hal ini diakibatkan jantung tidak mampu memompa dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh.

"Aliran darah ke seluruh tubuh berkurang, sehingga memengaruhi otak, menyebabkan pandangan kabur seperti mau pingsan. Itu sudah tanda yang harus diwaspadai," pungkas dr. Ario.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perbedaan Gejala Serangan Jantung pada Pria dan Wanita

Perbedaan Gejala Serangan Jantung pada Pria dan Wanita

Sumbar | Kamis, 06 Mei 2021 | 22:47 WIB

Saat Tangani Pasien Corona, Seorang Nakes di India Terkena Serangan Jantung

Saat Tangani Pasien Corona, Seorang Nakes di India Terkena Serangan Jantung

News | Rabu, 05 Mei 2021 | 14:49 WIB

Wajib Tahu, Berikut Gejala dan Penyebab Serangan Jantung Paling Umum

Wajib Tahu, Berikut Gejala dan Penyebab Serangan Jantung Paling Umum

Health | Selasa, 27 April 2021 | 17:03 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB