Hari Lupus Dunia, Ini Masalah yang Masih Jadi PR di Indonesia

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 10 Mei 2021 | 14:05 WIB
Hari Lupus Dunia, Ini Masalah yang Masih Jadi PR di Indonesia
Penyakit lupus. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit lupus bisa dialami segala usia, termasuk anak-anak. Namun dalam proses pengobatan terhadap pasien lupus anak dinilai memiliki lebih beragam persoalan.

"Sebetulnya kita harus mengetahui berbagai macam permasalahan pasien lupus pada anak," kata ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Yogyakarta dr. Sumadiono, Sp.A (K)., dalam webinar Gathering Nasional Hari Lupus Dunia 2021, Senin (10/5/2021).

Persoalan pertama adalah terkait data, lanjut dr. Sumadiono. Terkadang diagnosis penyakit terhadap anak tidak jelas. Sehingga pendataan riwayat sakit anak juga tidak terperinci. Dokter Sumadiono menjelaskan bahwa memang tidak mudah menegakan diagnosa terhadap lupus yang dikenal sebagai penyakit 1000 wajah.

"Kita tahu (lupus) menyerang berbagai macam organ tubuh," ucapnya. 

Yayasan Lupus Indonesia peringati Hari Lupus Dunia di kawasan Buderan HI, Jakarta, Minggu (10/5).
Yayasan Lupus Indonesia peringati Hari Lupus Dunia di kawasan Buderan HI, Jakarta, Minggu (10/5).

Selain itu, obat-obatan untuk pasien lupus bukan perkara mudah. Selain tidak seluruhnya ditanggung BPJS, tapi pemerataan tiap daerah juga belum terjadi. Sehingga pasien terkadang harus menunggu untuk dapat stok obat atau kalaupun ada harus membeli dengan harga mahal.

"Hanya sedikit yang ditanggung (BPJS), ini kenyataannya. Kemudian juga bagaimana manajemen komprehensif beberapa obat-obatan kadang tidak ada di rumah sakit, kadang tidak ditanggung, dan pasien harus beli di luar ini tentu jadi beban yang luar biasa," tuturnya. 

Anak yang didiagnosa sakit lupus juga berisiko alami masalah tumbuh kembang. Dokter Sumadiono mengatakan, banyak anak yang akhirnya obesitas atau malnutrisi atau juga menjadi perawakan pendek. Kondisi itu diakibatkan gangguan tulang dan organ lainnya yang terserang lupus. 

"Permasalahan yang muncul lainnya adalah transportasi, tempat tinggal, gangguan psikologi, psychiatry, mobilitas atau pergerakan, dan masalah rehabilitasi medis," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laporan CDC: Pasien Lupus Asia dan Hispanik Lebih Berisiko Meninggal

Laporan CDC: Pasien Lupus Asia dan Hispanik Lebih Berisiko Meninggal

Health | Rabu, 24 Februari 2021 | 20:19 WIB

Peneliti Menduga Trombosit Berperan dalam Perkembangan Penyakit Lupus

Peneliti Menduga Trombosit Berperan dalam Perkembangan Penyakit Lupus

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 18:10 WIB

Vaksin Tak Bikin Gejala Memburuk, Odapus Disarankan Ikut Vaksinasi

Vaksin Tak Bikin Gejala Memburuk, Odapus Disarankan Ikut Vaksinasi

Health | Minggu, 14 Februari 2021 | 18:49 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung 9 September 2026, Hidup akan Terasa Lebih Tenang dan Mudah

4 Shio Paling Beruntung 9 September 2026, Hidup akan Terasa Lebih Tenang dan Mudah

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 06:45 WIB

Nilai, Profesi, dan Ambisi: Ketika Anak Kehilangan Hak Memilih

Nilai, Profesi, dan Ambisi: Ketika Anak Kehilangan Hak Memilih

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 06:40 WIB

Review Film By Any Means: Ketika Hukum Gagal, Kekerasan Layak Bicara?

Review Film By Any Means: Ketika Hukum Gagal, Kekerasan Layak Bicara?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 06:25 WIB

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

×