alexametrics

Psikoterapis Bagikan 3 Strategi agar Tak Lagi Cemas dengan Masalah Keuangan

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Psikoterapis Bagikan 3 Strategi agar Tak Lagi Cemas dengan Masalah Keuangan
Ilustrasi keuangan (Shutterstock)

Kecemasan finansial mirip dengan gejala gangguan umum, seperti ketegangan, pikiran khawatir, dan mudah tersinggung.

Suara.com - Pandemi virus corona membuat orang cemas dengan banyak hal, termasuk masalah keuangan. Menurut psikolog, ini adalah wajar karena manusia diatur untuk bertahap hidup.

"Kecemasan benar-benar dimaksudkan untuk membawa perhatian kita pada sesuatu, karena manusia diatur untuk bertahan hidup," kata Amanda Clayman, psikoterapis yang mengkhususkan diri pada masalah keuangan.

Kecemasan finansial lebih parah dari sekadar mengkhawatirkan apakah punya cukup uang di rekening bank. Perkembangan gejalanya mirip dengan gangguan umum, seperti ketegangan, pikiran khawatir, dan mudah tersinggung.

Tanda kecemasan finansial bisa berupa menghindari memeriksa keuangan, membayangkan skenario di mana mereka tidak punya cukup uang, serta menjadi terobsesi untuk menabung.

Baca Juga: Anak yang Khawatir Keuangan Orangtua Lebih Mungkin Alami Masalah Mental

Menurut Clayman, dilansir CNBC, berikut beberapa strategi untuk mengatasi kecemasan tersebut:

Mengatur Keuangan (Pexels/Karolina Grabowska)
Mengatur Keuangan (Pexels/Karolina Grabowska)

Ubah kembali hubungan Anda dengan uang

"Salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan adalah menciptakan hubungan dengan uang, pemahaman tentang uang, yang tidak hanya memperlakukan uang sebagai masalah yang harus diselesaikan," kata Clayman.

Membiasakan diri memeriksa manajemen keuangan secara teratur merupakan cara paling sederhana untuk membentuk hubungan dengan uang.

Luangkan waktu untuk memeriksa pengaturan keuangan secara teratur

Baca Juga: Tips Mengatur Keuangan Menjelang Lebaran

"Penting untuk menjadwalkan waktu untuk melihat pengaturan keuangan Anda, sehingga Anda dapat mendekatinya dalam kondisi yang lebih aman dan lebih fokus," ujar Clayman.

Misalnya, pilih malam kerja secara acak. Daripada menunggu situasi berisiko tinggi, ketika Anda perlu membuat keputusan atau ketika ada sesuatu yang dapat mengancam stabilitas keuangan Anda.

Pilih tiga hal setiap kali memeriksanya, yakni meninjau bagaimana uang masuk dan keluar, prediksi pengeluaran apa yang mungkin akan dilakukan, dan buat penyesuaian.

Ketahui sumber kecemasan finansial Anda

Mungkin ada alasan emosional yang lebih dalam mengapa Anda merasa cemas tentang keuangan. Ketika mengalami sensasi kecemasan yang berhubungan dengan situasi keuangan, seperti kegugupan, perasaan berbahaya dan detak jantung yang meningkat, catatlah.

Mengakui kecemasan Anda saat ini dapat menciptakan waktu untuk menggali lebih dalam apa penyebab kecemasan tersebut.

Anda harus memiliki sekumpulan strategi yang dapat membantu Anda tetap fokus, seperti berjalan-jalan, membaca buku atau menelepon teman, saat merasa kewalahan.

Jika kecemasan finansial Anda mengganggu kehidupan sehari-hari, carilah bantuan dari seorang ahli yang dapat memberikan solusi.

Komentar